Pasbar, fativa.id – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Pasaman Barat, Sumatera Barat (Sumbar), terus menggencarkan sosialisasi dan edukasi keselamatan berlalu lintas kepada masyarakat selama pelaksanaan Operasi Patuh Singgalang 2026.
Kasat Lantas Polres Pasaman Barat AKP Nanin Aprilia Fitriani mengatakan, kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan kesadaran dan kedisiplinan masyarakat dalam berlalu lintas sekaligus menekan angka kecelakaan di wilayah hukum Polres Pasaman Barat.
“Selama Operasi Patuh Singgalang 2026, personel kami terus memberikan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat agar semakin memahami pentingnya mematuhi aturan lalu lintas demi keselamatan bersama,” ujar Nanin kepada wartawan, Kamis (5/11/2026).
Dijelaskan, Operasi Patuh Singgalang 2026 berlangsung selama 14 hari, mulai 26 Oktober hingga 8 November 2026. Dalam pelaksanaannya, Satlantas tidak hanya mengedepankan penindakan terhadap pelanggaran, tetapi juga pendekatan persuasif melalui imbauan, sosialisasi, dan edukasi kepada pengguna jalan.
Menurutnya, teguran yang diberikan petugas merupakan bentuk kepedulian dan upaya pencegahan agar masyarakat lebih disiplin serta terhindar dari risiko kecelakaan lalu lintas.
“Setiap teguran bukan semata-mata untuk menyalahkan pengendara, melainkan sebagai bentuk kepedulian kami terhadap keselamatan masyarakat saat berkendara,” katanya.
Nanin mengimbau masyarakat agar selalu menggunakan helm berstandar SNI bagi pengendara sepeda motor, mengenakan sabuk pengaman bagi pengemudi mobil, melengkapi surat-surat kendaraan berupa SIM dan STNK, serta memastikan kendaraan memenuhi persyaratan teknis dan laik jalan.
Selain itu, masyarakat diminta tidak menggunakan knalpot tidak sesuai spesifikasi atau knalpot brong, tidak berboncengan lebih dari satu orang pada sepeda motor, serta menghindari perilaku ugal-ugalan dan berkendara secara tidak tertib.
Kasat Lantas berharap, melalui Operasi Patuh Singgalang 2026, kesadaran masyarakat dalam mematuhi aturan lalu lintas semakin meningkat sehingga tercipta keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) di Kabupaten Pasaman Barat.
“Keselamatan berlalu lintas merupakan tanggung jawab bersama. Mari kita jadikan kepatuhan terhadap aturan sebagai budaya demi melindungi diri sendiri dan pengguna jalan lainnya,” tutupnya. (Wsn)













