Pasbar  

Gubernur Mahyeldi dan Wabup M.Ihpan Tinjau Pembangunan Teluk Tapang, Siapkan Pengembangan Kawasan Pelabuhan

Pasbar, fativa.id – Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah, didampingi Wakil Bupati Pasaman Barat M. Ihpan, meninjau progres pembangunan Pelabuhan Teluk Tapang. Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan pelaksanaan pembangunan fasilitas darat berjalan sesuai rencana sekaligus mendorong percepatan pengembangan pelabuhan sebagai kawasan strategis penunjang perekonomian daerah, Rabu (5/11/2026).

Peninjauan yang dilakukan seusai peresmian gedung baru SMK Negeri 1 Sasak Ranah Pasisie itu turut melibatkan sejumlah pemangku kepentingan terkait. Salah satu perhatian utama adalah pembangunan fasilitas darat pelabuhan oleh Kementerian Perhubungan dengan alokasi anggaran sebesar Rp83 miliar.

Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi mengatakan, pembangunan fasilitas darat tersebut merupakan bagian dari tahapan pengembangan Pelabuhan Teluk Tapang. Selanjutnya, pembangunan akan dilanjutkan dengan berbagai fasilitas pendukung guna mengoptimalkan fungsi dan operasional pelabuhan.

Baca Juga  Buaya Serang Penembak Ikan di Pasbar, Korban Masih Dicari

“Hari ini kita sengaja meninjau Pelabuhan Teluk Tapang karena tahun ini terdapat pekerjaan pembangunan. Ke depan, masih ada tahapan pembangunan lanjutan, termasuk sejumlah fasilitas pendukung yang dibutuhkan untuk menunjang operasional pelabuhan,” ujarnya.

Selain memantau pembangunan fisik, Mahyeldi juga menekankan pentingnya memastikan kesiapan lahan seluas 168 hektare di kawasan Teluk Tapang. Hal tersebut termasuk penyelesaian aspek tata ruang dan status kawasan hutan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan agar pengembangan kawasan pelabuhan dapat berjalan optimal.

Menurutnya, keberadaan Pelabuhan Teluk Tapang memiliki nilai strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, memperluas konektivitas wilayah, serta membuka peluang pengembangan sektor perdagangan dan distribusi barang, khususnya di Pasaman Barat.

“Pemprov Sumbar sangat berharap pembangunan Teluk Tapang ini dapat mendongkrak perekonomian masyarakat Pasaman Barat. Apalagi, kawasan PTP IV berada tidak jauh dari pelabuhan ini, begitu juga saudara-saudara kita dari Nias yang kini semakin mudah mengakses Pasaman Barat. Karena itu, sarana dan prasarana pendukung lainnya masih perlu terus kita optimalkan,” ungkapnya. (Wsn)