Bus AKAP, AKDP, dan Pariwisata Punya Fungsi Berbeda, Ini Penjelasannya

Apa Perbedaan Bus AKAP, AKDP, dan Pariwisata? Ini Penjelasannya.
Apa Perbedaan Bus AKAP, AKDP, dan Pariwisata? Ini Penjelasannya.

Jakarta – Bus merupakan salah satu moda transportasi umum yang banyak dipilih masyarakat untuk menunjang perjalanan jarak dekat maupun jauh. Namun, layanan bus memiliki jenis dan peruntukan yang berbeda. Tiga kategori yang cukup dikenal masyarakat adalah bus Antarkota Antarprovinsi (AKAP), Antarkota Dalam Provinsi (AKDP), dan bus pariwisata.

Ketiga jenis angkutan tersebut mempunyai perbedaan dari segi wilayah operasional, sistem tarif, hingga tujuan penggunaannya. Memahami karakteristik masing-masing bus dapat membantu masyarakat menentukan transportasi yang sesuai dengan kebutuhan perjalanan.

Berikut penjelasan mengenai perbedaan bus AKAP, AKDP, dan pariwisata.

1. Bus AKAP, Melayani Perjalanan Lintas Provinsi

Bus AKAP adalah angkutan umum yang melayani perjalanan antarkota dengan tujuan berbeda provinsi. Misalnya, perjalanan dari Jakarta menuju Malang, Jawa Timur, atau dari Bandung menuju Yogyakarta.

Karena melintasi batas administrasi provinsi, operasional bus AKAP berada dalam pengaturan pemerintah pusat melalui Kementerian Perhubungan. Ketentuan penyelenggaraannya mengacu pada Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 15 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Angkutan Orang dengan Kendaraan Bermotor Umum Dalam Trayek.

Dalam hal tarif, layanan AKAP kelas ekonomi mengikuti ketentuan tarif yang ditetapkan pemerintah pusat, termasuk batas minimum dan maksimum. Sementara itu, penentuan tarif untuk kelas non-ekonomi menyesuaikan aturan yang berlaku pada masing-masing layanan.

Bus AKAP umumnya berangkat dan tiba melalui terminal yang melayani perjalanan lintas provinsi. Salah satu contohnya adalah Terminal Pulogebang di Jakarta yang menyediakan fasilitas untuk mendukung aktivitas penumpang sebelum maupun sesudah perjalanan.

Baca Juga  Mengenal Sashimi dan Sushi, Dua Hidangan Jepang dengan Cita Rasa Berbeda

2. Bus AKDP, Khusus Perjalanan dalam Satu Provinsi

Berbeda dengan AKAP, bus AKDP hanya melayani perjalanan antarkota atau antarkabupaten yang masih berada dalam satu wilayah provinsi.

Sebagai contoh, masyarakat yang bepergian dari Malang menuju Surabaya masih menggunakan layanan AKDP karena kedua daerah tersebut berada di Provinsi Jawa Timur.

Pengaturan operasional bus AKDP menjadi kewenangan pemerintah daerah sesuai cakupan wilayah pelayanannya. Untuk trayek yang melintasi beberapa kabupaten atau kota dalam satu provinsi, kewenangan pengaturan berada pada gubernur.

Tarif bus AKDP kelas ekonomi juga ditentukan oleh pemerintah daerah sesuai ketentuan yang berlaku. Besarannya dapat bervariasi berdasarkan jarak tempuh dan kebijakan tarif di masing-masing wilayah.

Dalam operasionalnya, bus AKDP menggunakan terminal yang melayani angkutan dalam provinsi. Salah satu contohnya Terminal Purabaya atau yang lebih dikenal sebagai Terminal Bungurasih di Jawa Timur. Terminal tipe A tersebut juga melayani keberangkatan dan kedatangan bus AKAP.

3. Bus Pariwisata, untuk Kebutuhan Perjalanan Wisata

Bus pariwisata memiliki fungsi yang berbeda dari bus AKAP dan AKDP. Angkutan ini secara khusus disediakan untuk menunjang kegiatan wisata, baik perjalanan bersama keluarga, rombongan sekolah, komunitas, maupun kelompok lainnya.

Layanan bus pariwisata biasanya digunakan berdasarkan kebutuhan penyewa dengan tujuan perjalanan yang telah disepakati. Penumpang dapat menggunakannya untuk mengunjungi berbagai objek wisata tanpa harus mengikuti rute dan jadwal keberangkatan tetap seperti angkutan umum dalam trayek.

Baca Juga  Gran Max Dominasi Pasar Kendaraan Niaga di Indonesia pada 2023

Dari segi fasilitas, bus pariwisata umumnya menawarkan kenyamanan tambahan bagi penumpang. Beberapa fasilitas yang tersedia antara lain pendingin udara (AC), kursi yang nyaman, serta perangkat hiburan. Kelengkapan fasilitas bergantung pada tipe kendaraan dan paket layanan yang dipilih.

Dalam ketentuan transportasi, bus pariwisata masuk kategori angkutan orang tidak dalam trayek. Artinya, pola operasionalnya tidak terikat pada lintasan perjalanan dan jadwal tetap sebagaimana bus AKAP maupun AKDP.

Kenali Jenisnya Sebelum Bepergian

Perbedaan utama ketiga jenis bus tersebut terletak pada fungsi dan cakupan pelayanannya. Bus AKAP digunakan untuk perjalanan antarkota lintas provinsi, sedangkan AKDP melayani perjalanan antarkota dalam satu provinsi.

Sementara itu, bus pariwisata lebih ditujukan untuk kebutuhan perjalanan wisata dengan rute yang disesuaikan berdasarkan kesepakatan pengguna jasa.

Dengan mengetahui karakteristik masing-masing layanan, masyarakat dapat memilih moda transportasi yang tepat berdasarkan tujuan, jarak perjalanan, serta kebutuhan selama berada di perjalanan.(YU)