Dubai Siapkan Program Keanggotaan Eksklusif bagi Wisatawan

Dubai berencana meluncurkan dua inisiatif baru pada November 2026 untuk mempermudah wisatawan mengakses layanan perjalanan.
Dubai berencana meluncurkan dua inisiatif baru pada November 2026 untuk mempermudah wisatawan mengakses layanan perjalanan.

Dubai – Pemerintah Dubai terus melakukan inovasi untuk meningkatkan daya tarik pariwisata sekaligus memberikan kemudahan bagi wisatawan mancanegara. Pada November 2026, kota tersebut dijadwalkan menghadirkan dua layanan baru yang berkaitan dengan pengurusan visa dan fasilitas khusus bagi pengunjung yang kerap datang ke Dubai.

Dua terobosan tersebut meliputi layanan permohonan visa melalui portal resmi pariwisata Visit Dubai serta peluncuran Dubai Access Club, sebuah program keanggotaan eksklusif bagi wisatawan yang memiliki frekuensi kunjungan tinggi.

Dilansir dari The Independent, melalui layanan pertama, wisatawan nantinya dapat mengajukan visa kunjungan, baik untuk satu kali perjalanan maupun beberapa kali masuk ke wilayah Dubai.

Kehadiran fasilitas ini diharapkan membuat proses persiapan perjalanan menjadi lebih praktis. Sebab, wisatawan dapat mengakses pengurusan visa dalam satu platform yang juga menyediakan beragam kebutuhan informasi perjalanan.

Melalui situs Visit Dubai, pengunjung tidak hanya bisa mengurus permohonan visa, tetapi juga mencari referensi tempat wisata, membeli tiket berbagai atraksi, mengetahui jadwal kegiatan, hingga merancang agenda liburan.

Walaupun pengajuan dilakukan melalui portal pariwisata tersebut, kewenangan untuk memeriksa dokumen dan memberikan persetujuan visa tetap berada di tangan General Directorate of Identity and Foreigners Affairs (GDRFA) Dubai.

Pemerintah Dubai juga membuka peluang untuk memperluas layanan tersebut dengan menghadirkan jenis visa tambahan pada tahap berikutnya. Namun, rincian mengenai pengembangan fasilitas itu belum diumumkan secara lengkap.

Baca Juga  Daftar Negara Paling Aman dan Berbahaya untuk Wisata 2026 Terungkap

Sementara itu, inovasi kedua berupa Dubai Access Club yang diperuntukkan bagi wisatawan terpilih melalui sistem undangan. Program ini dirancang untuk memberikan berbagai kemudahan dan keistimewaan kepada pengunjung yang menjadikan Dubai sebagai salah satu destinasi perjalanan berulang.

Melalui keanggotaan tersebut, wisatawan berkesempatan menikmati beragam pengalaman khusus, akses layanan tertentu, serta sejumlah keuntungan eksklusif. Kehadiran program ini diharapkan mampu meningkatkan loyalitas wisatawan sekaligus mendorong mereka untuk kembali berkunjung.

Kedua program tersebut merupakan bagian dari Shared Digital Channels Initiative, sebuah upaya pemerintah Dubai untuk menyatukan berbagai layanan publik dalam ekosistem digital yang lebih terintegrasi.

Pelaksanaannya melibatkan kolaborasi antara GDRFA Dubai, Dubai Department of Economy and Tourism, serta Digital Dubai.

Putra Mahkota Dubai, Sheikh Hamdan bin Mohammed bin Rashid Al Maktoum, menegaskan bahwa pengembangan berbagai fasilitas pariwisata merupakan bagian dari ambisi pemerintah untuk menjadikan Dubai sebagai salah satu dari tiga destinasi wisata unggulan di dunia.

Menurutnya, peningkatan kualitas pelayanan dan kemudahan bagi wisatawan menjadi faktor penting untuk memperkuat posisi Dubai di tengah persaingan industri pariwisata internasional.

Pemerintah setempat juga ingin memastikan setiap tahapan perjalanan wisatawan memberikan pengalaman yang berkualitas, mulai dari persiapan keberangkatan hingga menikmati berbagai fasilitas selama berada di kota tersebut.

Selain itu, Dubai menargetkan diri sebagai destinasi pilihan utama bagi pelancong dari berbagai negara sekaligus menjadi acuan internasional dalam hal kualitas pelayanan dan kemudahan akses.

Baca Juga  Program Sekolah Rakyat Siap Hadir di Sumbar, UNP Jadi Lokasi Tambahan

Pengembangan layanan visa digital dan Dubai Access Club juga sejalan dengan strategi pemerintah dalam memperkuat industri pariwisata serta mendukung pencapaian Dubai Economic Agenda atau D33.

Sebelum memperkenalkan dua program tersebut, Dubai telah lebih dahulu meluncurkan kampanye Dubai Invite pada Juli 2026. Program yang digagas Department of Economy and Tourism itu bertujuan meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan di tengah penurunan aktivitas pariwisata akibat konflik antara Iran dan Amerika Serikat.

Melalui Dubai Invite, masyarakat yang tinggal di Dubai diajak berperan aktif mempromosikan kotanya dengan mengundang kerabat maupun teman dari luar daerah dan luar negeri untuk berlibur.

Sebagai bentuk apresiasi, warga yang berpartisipasi memiliki kesempatan mendapatkan sejumlah keuntungan, mulai dari fasilitas menginap di hotel, pengalaman kuliner, hingga tiket masuk ke berbagai objek wisata.

Berbagai langkah tersebut menunjukkan upaya Dubai untuk terus memperkuat sektor pariwisata melalui inovasi layanan digital, peningkatan pengalaman pengunjung, serta keterlibatan masyarakat dalam mempromosikan destinasi wisata.(YU)