Padang, fativa.id – Keluhan masyarakat terhadap pelayanan awak bus Trans Padang mendapat perhatian serius Pemerintah Kota Padang. Dinas Perhubungan (Dishub) setempat langsung berkoordinasi dengan Perumda Padang Sejahtera Mandiri (PSM) untuk menindaklanjuti persoalan tersebut.
Kepala Dishub Kota Padang, Yudi Indra Sani, mengatakan pihaknya telah meminta pengelola Trans Padang mengambil langkah pembenahan, termasuk memanggil pihak-pihak terkait guna memperoleh penjelasan atas kejadian yang dikeluhkan penumpang.
Tak hanya menyelesaikan persoalan yang terjadi, Dishub juga meminta Perumda PSM memberikan pengarahan menyeluruh kepada pengusaha dan pengemudi bus. Materi pembinaan terutama menyangkut etika pelayanan, keramahan atau hospitality, serta peningkatan kualitas layanan kepada masyarakat.
Yudi menegaskan, sikap ramah dan profesional merupakan bagian penting dari pelayanan transportasi publik. Seluruh awak bus, termasuk pramugara, harus mampu memberikan pengalaman perjalanan yang aman dan nyaman bagi setiap penumpang.
Menurutnya, keberadaan Trans Padang merupakan fasilitas transportasi yang disediakan pemerintah untuk memenuhi kebutuhan mobilitas masyarakat. Karena itu, aspek kenyamanan, keamanan, dan keandalan tidak boleh diabaikan oleh siapa pun yang bertugas melayani penumpang.
Di sisi lain, Dewan Pengawas Perumda PSM, Indra Noveri, mengungkapkan bahwa pihaknya telah meminta keterangan dari sopir dan pramuniaga bus yang bersangkutan pada Rabu (4/11/2026).
Pemanggilan tersebut dilakukan untuk menggali kronologi sekaligus mendapatkan penjelasan langsung dari awak bus mengenai keluhan yang disampaikan pengguna layanan Trans Padang.
Dari hasil klarifikasi, awak bus yang bersangkutan juga telah menyampaikan permohonan maaf secara pribadi kepada penumpang. Mereka menyatakan siap menerima sanksi apabila diberikan oleh perusahaan dan berjanji memperbaiki sikap serta profesionalitas dalam menjalankan tugas.
Langkah evaluasi dan pembinaan ini diharapkan menjadi momentum bagi pengelola Trans Padang untuk meningkatkan standar pelayanan. Dengan demikian, kepercayaan masyarakat terhadap transportasi publik kebanggaan Kota Padang tersebut dapat terus terjaga.(Fth)













