Bukittinggi – Aparat kepolisian bersama tim gabungan berhasil mengevakuasi jenazah seorang perempuan lansia yang ditemukan di dasar kawasan Ngarai Sianok dengan kedalaman sekitar 60 meter pada Selasa (28/4).
Korban yang diketahui berinisial Mar (81) merupakan warga setempat yang sebelumnya dilaporkan hilang sejak Minggu (19/4).
Kasi Humas Polresta Bukittinggi, Iptu Gunawan, menyampaikan bahwa korban ditemukan di wilayah Ampek Koto, Kabupaten Agam, setelah dilakukan pencarian oleh tim gabungan yang melibatkan unsur kepolisian, TNI, Basarnas, pemerintah nagari, serta masyarakat.
“Korban dilaporkan hilang sekitar sepuluh hari sebelumnya dan akhirnya ditemukan di dasar Ngarai Sianok dengan kedalaman kurang lebih 60 meter,” jelasnya.
Dari hasil pemeriksaan awal, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Pihak keluarga juga telah menerima peristiwa tersebut dan memutuskan untuk tidak dilakukan autopsi.
Informasi dari warga menyebutkan, sebelum dinyatakan hilang, korban terakhir kali terlihat berada di area makam orang tuanya yang lokasinya tidak jauh dari titik penemuan.
Jenazah korban ditemukan sekitar pukul 11.00 WIB. Proses evakuasi yang dilakukan dengan menuruni tebing ngarai selesai sekitar pukul 14.00 WIB.
Setelah berhasil dievakuasi, jenazah langsung dibawa ke rumah duka untuk dimakamkan.
Gunawan menambahkan, berdasarkan keterangan keluarga, korban sehari-hari mencari kayu bakar dan sering beraktivitas di sekitar kawasan atas ngarai.
“Hasil identifikasi oleh tim Inafis juga tidak menunjukkan adanya riwayat penyakit berat pada korban,” tutupnya.(des*)












