Bandung – Sebanyak 2.500 pengemudi ojek online (ojol) dari berbagai daerah di Jawa Barat menghadiri agenda “Ngariung Aman” bersama Kapolda Jabar Irjen Pol Rudi Setiawan di kawasan Bojongsoang, Buah Batu, Jumat (13/2/2026). Kegiatan tersebut menjadi momentum silaturahmi sekaligus penguatan sinergi antara kepolisian dan komunitas ojol dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Sejak pagi, ribuan pengemudi ojol tampak memadati lokasi kegiatan dengan tetap tertib dan mengikuti rangkaian acara yang diisi dengan dialog interaktif, penyampaian pesan kamtibmas, serta peresmian fasilitas bagi komunitas ojol. Suasana berlangsung hangat dan penuh kebersamaan.
Dalam sambutannya, Kapolda Jabar menekankan bahwa kehadiran ojol memiliki peran strategis di tengah masyarakat. Selain sebagai penggerak roda perekonomian, para pengemudi ojol dinilai menjadi mitra potensial kepolisian dalam menyampaikan informasi serta menjaga stabilitas keamanan di lingkungan masing-masing.
“Rekan-rekan ojol adalah bagian dari masyarakat yang setiap hari bersentuhan langsung dengan warga. Peran ini sangat penting dalam membantu menciptakan situasi yang aman dan kondusif,” ujar Rudi.
Pada kesempatan tersebut, Kapolda juga meresmikan Bengkel Ojol dan Warung Ojol yang telah hadir di sejumlah wilayah hukum Polda Jawa Barat. Fasilitas ini disiapkan sebagai bentuk kepedulian dan dukungan terhadap para pengemudi ojol. Bengkel Ojol diharapkan dapat membantu pengemudi maupun masyarakat yang mengalami kendala kendaraan di jalan, sementara Warung Ojol menjadi ruang istirahat dan sarana mempererat kebersamaan antara Polri dan komunitas.
Menjelang bulan Ramadan, Kapolda mengingatkan bahwa aktivitas masyarakat dipastikan meningkat, baik pada siang maupun malam hari. Oleh karena itu, ia mengajak seluruh pengemudi ojol untuk mengutamakan keselamatan berkendara, mematuhi aturan lalu lintas, serta tetap menjaga sikap santun kepada penumpang dan sesama pengguna jalan.
“Keselamatan adalah yang utama. Jangan terburu-buru, patuhi aturan, dan jangan mudah terprovokasi oleh informasi yang belum tentu benar. Mari kita bersama-sama menjaga kondusivitas Jawa Barat,” tegasnya.
Para peserta kegiatan menyambut positif agenda Ngariung Aman tersebut. Mereka berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkala sebagai wadah komunikasi langsung antara kepolisian dan komunitas ojol.
Melalui kegiatan ini, Polda Jawa Barat menegaskan komitmennya untuk terus membangun kemitraan dengan berbagai elemen masyarakat guna menciptakan situasi keamanan yang aman, nyaman, dan kondusif di seluruh wilayah Jawa Barat.
(ard)












