Jakarta – Pasar otomotif Indonesia pada September 2026 menghadirkan persaingan menarik, terutama dengan semakin menonjolnya kendaraan listrik dalam daftar mobil terlaris. BYD Atto 1 sukses menempati posisi teratas, mengalahkan sejumlah model populer dari pabrikan Jepang.
Berdasarkan data penjualan ritel, BYD Atto 1 mencatatkan angka penjualan sebanyak 4.840 unit. Toyota Avanza menyusul di peringkat kedua dengan 3.872 unit, sedangkan Jaecoo J5 EV menempati urutan ketiga setelah membukukan 3.276 unit.
Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) mencatat total penjualan ritel mobil pada September 2026 mencapai 81.243 unit. Angka tersebut turun sekitar 2,7 persen dibandingkan Agustus 2026 yang mencapai 81.757 unit.
Meski mengalami penurunan secara bulanan, pasar otomotif nasional masih tumbuh apabila dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya. Penjualan September 2026 meningkat 28,1 persen dari 62.090 unit pada September 2025.
Sementara itu, penyaluran kendaraan dari pabrik ke diler atau wholesales tercatat sebanyak 79.540 unit sepanjang September 2026.
Jika dihitung sejak Januari hingga September 2026, penjualan ritel mobil di Indonesia telah mencapai 679.020 unit. Jumlah tersebut meningkat 21 persen dibandingkan capaian pada periode yang sama tahun lalu.
Mobil listrik mulai menguasai persaingan
Keberhasilan BYD Atto 1 menjadi model terlaris menunjukkan ketatnya persaingan kendaraan listrik di Indonesia. Selain BYD, Jaecoo J5 EV dan Geely EX2 juga berhasil masuk dalam daftar 10 besar mobil dengan penjualan tertinggi.
Di sisi lain, mobil konvensional masih memiliki daya saing kuat. Toyota Avanza tetap menjadi salah satu pilihan utama konsumen, sementara Toyota Calya dan Toyota Kijang Innova Zenix juga mencatatkan angka penjualan yang cukup besar.
Persaingan di kelompok menengah pun berlangsung ketat. Geely EX2 membukukan 1.890 unit, hanya berselisih enam unit dari Daihatsu Terios yang terjual sebanyak 1.884 unit.
Berikut daftar lengkap 15 mobil terlaris di Indonesia berdasarkan penjualan ritel September 2026:
BYD Atto 1 – 4.840 unit
Toyota Avanza – 3.872 unit
Jaecoo J5 EV – 3.276 unit
Toyota Calya – 2.966 unit
Toyota Kijang Innova Zenix – 2.782 unit
Toyota Veloz – 2.552 unit
Daihatsu Sigra – 2.523 unit
Honda Brio – 2.097 unit
Toyota Rush – 2.083 unit
Geely EX2 – 1.890 unit
Daihatsu Terios – 1.884 unit
Toyota Agya – 1.411 unit
Toyota Innova – 1.361 unit
Mitsubishi Xpander – 1.343 unit
Hyundai Stargazer – 1.214 unit
Toyota masih bertahan lewat sejumlah model unggulan
Walaupun BYD Atto 1 memimpin daftar model terlaris, Toyota tetap menunjukkan kekuatan melalui banyaknya kendaraan yang masuk dalam 15 besar. Selain Avanza, terdapat Calya, Kijang Innova Zenix, Veloz, Rush, Agya, dan Innova.
Kondisi tersebut memperlihatkan bahwa persaingan pasar otomotif tidak hanya ditentukan oleh popularitas satu model, tetapi juga oleh performa penjualan seluruh jajaran kendaraan yang ditawarkan masing-masing merek.
Kehadiran beberapa mobil listrik di papan atas turut menandai perubahan dinamika pasar kendaraan nasional. Konsumen kini memiliki pilihan yang semakin beragam, baik dari segi teknologi penggerak maupun kategori kendaraan.
Dengan penjualan kumulatif yang terus tumbuh secara tahunan, perkembangan pasar otomotif Indonesia pada bulan-bulan berikutnya akan menarik untuk dicermati. Persaingan antara mobil listrik dan kendaraan bermesin konvensional diperkirakan tetap menjadi salah satu sorotan utama industri otomotif nasional.(BY)












