Pasbar, fativa.id – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Nagari Ophir, Kecamatan Luhak Nan Duo, Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat (Sumbar), menyalurkan Makan Bergizi Gratis (MBG) kepada 1.291 penerima manfaat di daerah tersebut.
“Sejak beroperasinya dapur MBG Nagari Ophir pada (13/7/2026), kita telah mendistribusikan makanan bergizi kepada 1.291 penerima manfaat,” ujar Mitra SPPG Nagari Ophir Farel Wijaya, Jumat (24/7/2026).
Dikatakan, program strategis nasional Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyasar kepada para pelajar tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP), ibu hamil, ibu menyusui dan balita.
“Penerima manfaat meliputi pelajar tingkat SMP di wilayah Nagari Ophir, hingga ibu menyusui, ibu hamil dan balita melalui Posyandu Ophir Barat, Ophir Timur serta Posyandu Nagari Pujorahayu,” katanya.
Dijelaskan, dapur SPPG Nagari Ophir di bawah naungan Yayasan Budi Nan Tunggal yang mengelola makan bergizi gratis yang diawasi langsung oleh Badan Gizi Nasional (BGN) Republik Indonesia.
“Tahap awal kita melayani 1.291 penerima manfaat, namun jumlah tersebut ke depannya akan bertambah hingga menjangkau para pelajar tingkat Paud, TK dan SD,” jelasnya.
Farel menyebut, pihaknya berkomitmen menyediakan makanan yang layak, bersih, aman, bergizi dan sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP), dengan mengutamakan bahan pangan lokal untuk mendukung ekonomi masyarakat sekitar.
“Kami menerima kritik, saran, dan pengawasan maupun kontrol sosial di tengah masyarakat, agar pengelolaan dapur berjalan secara profesional, transparan, dan akuntabel,” pungkasnya.
Sementara itu, Kepala SPPG Nagari Ophir Agung Prayoga menyebut, pihaknya berkomitmen melakukan pengawasan mulai dari kualitas bahan baku, tahapan pengolahan, pengemasan (packing), hingga pendistribusian makanan.
“Pengawasan juga dilakukan terhadap kedisiplinan para relawan dan kebersihan dapur, sehingga seluruh tahapan proses berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” tegasnya.
Agung berharap keberadaan dapur MBG dapat memberikan kontribusi positif terutama dalam meningkatkan kualitas gizi anak-anak sekolah maupun ibu hamil dan ibu menyusui, sehingga berkontribusi menekan angka stunting di wilayah Nagari Ophir.
“Kami juga meminta dukungan dari pemerintah daerah dan masyarakat sehingga dapur MBG dapat berjalan secara optimal dalam memenuhi kebutuhan gizi para penerima manfaat,” pungkasnya. (Wsn)












