Jakarta – Aparat kepolisian tengah menyelidiki kasus meninggalnya seorang pria yang ditemukan di area belakang warung kopi di kawasan Perempatan Pilang, Kecamatan Kademangan, Kota Probolinggo, Jawa Timur, pada Senin (22/6/2026) pagi. Saat ditemukan, korban dalam posisi tergeletak dengan luka di bagian kepala serta terdapat bercak darah di wajah dan tangannya.
Hingga kini, petugas masih menghimpun keterangan dari sejumlah saksi serta menelusuri penyebab pasti kematian korban. Selain melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), pihak kepolisian juga menunggu hasil visum guna memastikan faktor yang menyebabkan korban meninggal dunia.
Korban diketahui berinisial AS (27), warga Triwung Kidul, Kota Probolinggo. Menurut informasi dari warga sekitar, korban sehari-hari dikenal sebagai manusia silver yang biasa beraktivitas di lampu merah Perempatan Pilang.
Ketua RW setempat, Cipto, mengungkapkan bahwa jasad korban pertama kali diketahui setelah adanya laporan dari pemilik warung di sekitar lokasi kejadian. Ia kemudian langsung mengecek ke tempat tersebut.
“Pemilik warung melapor ke saya, lalu saya datang dan melihat ada jenazah dengan darah yang masih segar di bagian kepala,” ujar Cipto.
Mendapat laporan tersebut, tim Inafis Polres Probolinggo Kota bersama anggota Polsek Kademangan segera menuju lokasi untuk melakukan identifikasi serta memasang garis polisi.
Kapolsek Kademangan, Kompol Harsono, menyampaikan bahwa pihaknya masih mendalami seluruh informasi yang diperoleh, baik dari keterangan saksi maupun hasil pemeriksaan di lapangan.
“Berdasarkan keterangan saksi, korban merupakan anak jalanan yang kerap menggunakan kostum manusia silver,” jelasnya.
Untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut, jenazah korban telah dibawa ke RSUD dr. Mohamad Saleh guna dilakukan visum. Hasil pemeriksaan tersebut diharapkan dapat membantu mengungkap penyebab kematian korban.
Sampai saat ini, polisi belum dapat memastikan apakah korban meninggal akibat kekerasan, perkelahian, atau faktor lainnya. Proses penyelidikan masih terus berjalan.
“Memang ditemukan darah di bagian kepala dan tangan korban, namun penyebab pastinya masih dalam penyelidikan,” pungkasnya.(des*)












