Sport  

Timnas Indonesia Hadapi Misi Berat, Jangan Sampai Tragedi AFF 2007 Terulang

Timnas Indonesia siap lawan Singapura di Piala AFF 2026.
Timnas Indonesia siap lawan Singapura di Piala AFF 2026.

Fativa.id – Tim Nasional (Timnas) Indonesia berada dalam posisi yang menentukan menjelang pertandingan terakhir Grup A Piala AFF 2026. Kondisi tersebut mengingatkan publik sepak bola Indonesia pada kegagalan pahit yang pernah dialami Garuda di turnamen edisi 2007.

Pada Piala AFF 2007, Indonesia tergabung di Grup B bersama Singapura, Vietnam, dan Laos. Setelah menjalani dua pertandingan awal, tim Merah Putih mengumpulkan empat poin hasil kemenangan 3-1 atas Laos serta bermain imbang 1-1 melawan Vietnam.

Raihan tersebut menempatkan Indonesia di posisi kedua klasemen sementara, tepat di bawah Singapura. Vietnam berada di peringkat ketiga dengan jumlah poin yang sama sehingga persaingan memperebutkan tiket semifinal berlangsung sangat ketat hingga laga terakhir.

Baca Juga  Cesar Meylan Lihat Potensi Besar, Timnas Indonesia Disebut Seperti Kanada 5 Tahun Lalu

Pada pertandingan penentuan yang berlangsung di Stadion Jalan Besar, Kallang, 17 Januari 2007, Indonesia berhasil menahan imbang Singapura dengan skor 2-2. Namun, di pertandingan lain Vietnam mencatat kemenangan besar 9-0 atas Laos.

Hasil itu membuat Singapura, Vietnam, dan Indonesia sama-sama mengoleksi lima poin. Meski demikian, Indonesia gagal melaju ke babak semifinal karena kalah selisih gol dari dua pesaingnya.

Kini, situasi yang hampir identik kembali terjadi di Piala AFF 2026. Menjelang laga terakhir Grup A, Timnas Indonesia menempati posisi ketiga klasemen dengan koleksi enam poin.

Sementara itu, Vietnam dan Singapura berada di dua posisi teratas dengan masing-masing mengantongi tujuh poin. Ketiga tim masih memiliki peluang untuk lolos sehingga persaingan dipastikan berlangsung hingga pertandingan terakhir.

Baca Juga  Pertamina Uji Coba Bioavtur, Garuda Indonesia Terlibat

Laga penentuan Grup A akan dimainkan secara bersamaan pada Jumat, 7 Agustus. Indonesia dituntut meraih kemenangan di kandang lawan apabila ingin memastikan langkah ke babak berikutnya sekaligus menghindari terulangnya kegagalan seperti yang terjadi pada edisi 2007.(BY)