Debit Sungai Meluap, Banjir Landa Mentawai dan Warga Dievakuasi

Banjir Rendam Sipora Selatan, Tim SAR Mentawai Turun Evakuasi Warga.
Banjir Rendam Sipora Selatan, Tim SAR Mentawai Turun Evakuasi Warga.

Mentawai – Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Mentawai bergerak cepat setelah menerima laporan banjir yang melanda Desa Saureinu dan Desa Silaoinan, Kecamatan Sipora Selatan, Kabupaten Kepulauan Mentawai, pada Jumat sore (8/5).

Banjir tersebut dipicu oleh hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang mengguyur Pulau Sipora sejak dini hari sekitar pukul 03.00 WIB. Kondisi ini menyebabkan debit air sungai meningkat hingga meluap dan menggenangi permukiman warga di dua desa terdampak.

Informasi awal dari warga diterima Kantor SAR Mentawai pada pukul 07.50 WIB. Dalam laporan itu disebutkan ketinggian air di beberapa titik permukiman berkisar antara 50 hingga 120 sentimeter.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Kepala Kantor SAR Mentawai, Benteng Hilton Telaumbanua, langsung mengerahkan tim ke lokasi untuk melakukan pengecekan dan pendataan awal. Petugas dikerahkan untuk mengidentifikasi wilayah yang paling parah terdampak serta menentukan langkah penanganan, termasuk evakuasi warga.

Baca Juga  Masjid dan Warga di Padang Terima Bantuan Air Bersih dari BPBD

Memasuki sore hari, saat debit air kembali meningkat, Tim Rescue SAR Mentawai yang berjumlah lima personel mulai bersiaga di lokasi sekitar pukul 15.50 WIB. Tim kemudian melakukan evakuasi terhadap warga terdampak, dengan prioritas utama lansia, perempuan, dan anak-anak.

Hingga sekitar pukul 16.15 WIB, proses evakuasi masih terus dilakukan di sejumlah titik yang terdampak cukup berat, terutama di Desa Saureinu dan Desa Silaoinan.

Dalam operasi tersebut, petugas menggunakan kendaraan Rescue D-Max serta perahu karet jenis Landing Craft Rubber (LCR) untuk menjangkau area yang masih terendam banjir. Selain itu, tim juga memanfaatkan perangkat komunikasi satelit seperti Starlink guna memastikan koordinasi di lapangan tetap berjalan meskipun jaringan komunikasi terbatas.

Penanganan banjir ini turut melibatkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kepulauan Mentawai serta unsur potensi SAR lainnya.

Kepala Kantor SAR Mentawai, Benteng Hilton Telaumbanua, menegaskan bahwa keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama dalam penanganan bencana ini.

Baca Juga  Banjir di Agam, Cindy Monica Beri Bantuan dan Dorong Pendataan Kerusakan Warga

“Sejak laporan banjir kami terima, tim langsung kami turunkan ke lokasi untuk mempercepat proses evakuasi. Fokus utama kami adalah keselamatan warga, terutama kelompok rentan seperti lansia dan anak-anak. Kami juga terus berkoordinasi dengan BPBD serta unsur SAR lainnya agar penanganan berjalan optimal,” ujarnya.

Hingga saat ini, pendataan jumlah warga terdampak maupun yang mengungsi masih terus dilakukan. Pihak SAR Mentawai juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap kemungkinan banjir susulan dan segera menghubungi layanan darurat jika membutuhkan bantuan evakuasi.(des*)