Pasbar, fativa.id – Sebanyak 96 siswa siswi tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) sederajat, mengikuti rangkaian seleksi calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat Kabupaten tahun 2026 di aula Kantor Bupati Pasaman Barat, Rabu (15/4/2026).
Pembukaan seleksi dihadiri oleh perwakilan Kesbangpol Provinsi Sumatera Barat, Sekretaris Daerah Pasaman Barat, unsur Forkopimda, dan jajaran pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat.
Bupati Pasaman Barat Yulianto melalui Sekretaris Daerah Doddy San Ismail mengatakan, Paskibraka merupakan tonggak penting bagi generasi muda, khususnya bagi para pelajar tingkat SMA sederajat.
Dalam proses seleksi tidak hanya menilai kemampuan baris-berbaris, tetapi juga membentuk karakter, kepemimpinan, serta memperkuat nilai kebangsaan.
“Calon Paskibraka bukan hanya sekadar kemampuan fisik, tetapi juga menanamkan kedisiplinan, membangun jiwa kepemimpinan, serta memperkuat rasa cinta tanah air,” ujarnya.
Doddy mengingatkan kepada para peserta untuk menyeimbangkan antara pengetahuan dan praktik dalam proses pembelajaran selama mengikuti seleksi.
“Ilmu tanpa amal ibarat pohon yang tidak berbuah, sedangkan amal tanpa ilmu ibarat berjalan tanpa peta. Jadikan setiap tantangan sebagai kesempatan belajar dan jangan takut gagal, karena kegagalan merupakan bagian dari proses menuju keberhasilan,” tambahnya.
Ia menegaskan kepada panitia agar proses seleksi dilakukan secara objektif, transparan, dan bertanggung jawab, sehingga peserta yang terpilih benar-benar merupakan putra-putri terbaik yang tangguh secara fisik, mental, serta memiliki integritas dan akhlak yang baik.
Sementara itu, Kepala Kesbangpol Pasaman Barat Yosmar Difia mengatakan, antusias para generasi muda mengikuti seleksi Paskibraka tahun 2026 cukup tinggi. Hal tersebut dapat terlihat sejak dibukanya pendaftaran pada 23 Februari 2026 dengan jumlah pendaftar sebanyak 271 siswa.
“Setelah dilakukan verifikasi administrasi, sebanyak 96 peserta dinyatakan lulus dan mengikuti tahapan seleksi lanjutan sejak awal April 2026. Seleksi meliputi tes fisik, mental, serta penilaian karakter,” ungkapnya.
Ditambahkan, seleksi meliputi tes fisik, mental, serta penilaian karakter. Tahapan seleksi dilakukan secara akuntabel, terukur, dan terstruktur sesuai standar yang ditetapkan, termasuk pembinaan yang terintegrasi dengan Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP).
“Melalui seleksi ini, diharapkan calon Paskibraka yang terpilih tidak hanya siap menjalankan tugas pada peringatan Hari Kemerdekaan, tetapi juga menjadi generasi muda yang berkarakter, berintegritas, dan mampu menjadi teladan,” harapnya. (Wisnu)












