Pasbar  

Pemkab Pasbar Terbitkan Edaran Antisipasi Banjir dan Longsor

Luapan Sungai Batang Pasaman, Kec. Pasaman, Kabupaten Pasaman pada akhir November 2025 lalu.
Luapan Sungai Batang Pasaman, Kec. Pasaman, Kabupaten Pasaman pada akhir November 2025 lalu.

PasbarPemerintah Kabupaten Pasaman Barat mengingatkan warga yang bermukim di sekitar daerah aliran sungai untuk meningkatkan kesiapsiagaan menyusul tingginya intensitas hujan dalam beberapa waktu terakhir.

Bupati Pasaman Barat, Yulianto, di Simpang Empat, Kamis, menyampaikan bahwa pihaknya telah menerbitkan surat edaran Nomor 300.2.3/42/BPBD/2026. Edaran tersebut telah disampaikan kepada para camat, wali nagari, serta BUMN dan BUMD agar diteruskan kepada masyarakat sebagai langkah antisipasi potensi bencana.

Ia menegaskan, selain mewaspadai ancaman banjir, masyarakat juga diminta menjaga kebersihan sungai dengan tidak membuang sampah sembarangan maupun melakukan aktivitas yang dapat mencemari aliran air. Warga juga diimbau untuk sementara waktu menghindari kegiatan di bantaran sungai. Para orang tua pun diminta lebih mengawasi anak-anak agar tidak bermain di tepi sungai saat debit air meningkat.

Baca Juga  Imunisasi Difteri-Tetanus Siap Digelar November Mendatang

Pemerintah daerah juga mendorong masyarakat melakukan penanaman pohon guna mengurangi risiko banjir dan longsor. Para wali nagari diminta memasang spanduk peringatan di sekitar aliran sungai sebagai pengingat agar warga tetap waspada.

Diketahui, Pasaman Barat memiliki sejumlah sungai besar yang kerap meluap saat musim hujan dan merendam permukiman warga. Beberapa di antaranya adalah Sungai Batang Pasaman di Kecamatan Pasaman, Sungai Batang Sikabau dan Batang Bayang di Kecamatan Lembah Melintang.

Sungai Batang Batahan di Kecamatan Ranah Batahan, serta Sungai Anak Air Haji di Kecamatan Sungai Aur. Setiap curah hujan tinggi, sungai-sungai tersebut berpotensi meluap dan menggenangi rumah warga di sekitarnya.

Selain kawasan bantaran sungai, masyarakat yang tinggal di wilayah perbukitan, pegunungan, maupun pesisir pantai juga diminta meningkatkan kewaspadaan. Pasaman Barat tercatat rawan longsor, terutama di Kecamatan Talamau, serta berpotensi mengalami abrasi di Pantai Sasak.

Baca Juga  Kepala Dinas PUPR Kerinci Maya Novefry Handayani Sigap Evakuasi Matrial Longsor di Jujun

Bupati menambahkan, kondisi cuaca yang tidak menentu dan cenderung ekstrem saat ini menuntut seluruh masyarakat untuk selalu siaga dan tanggap terhadap kemungkinan terjadinya bencana. (des*)