Pasbar  

Jaga Stabilitas Harga Bahan Pokok di Bulan Ramadan, Pemkab Pasbar Gelar Gerakan Pangan Murah

Oplus_16908288

Pasbar, fativa.id – Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat (Sumbar), melalui Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) bersubsidi.

Kegiatan itu dilaksanakan di Nagari Tandikek, Kecamatan Kinali pada Rabu (25/2/2026), dan di Nagari Giri Maju, Kecamatan Luhak Nan Duo pada Kamis (26/2/2026).

Ketua TP PKK Kabupaten Pasaman Barat Ny. Sifrowati Yulianto, saat membuka kegiatan tersebut mengatakan, menjelang bulan suci Ramadhan, kebutuhan masyarakat terhadap bahan pangan pokok cenderung meningkat, dan bersamaan terjadinya kenaikan harga di pasaran.

“Gerakan Pangan Murah Bersubsidi ini merupakan langkah nyata pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok, serta membantu meringankan beban masyarakat,” ungkapnya.

Ia juga mengapresiasi sinergi antara TPID Kabupaten Pasaman Barat, Bank Indonesia Perwakilan Sumatera Barat, Perum Bulog, kios partisipasi, peternak, serta seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam penyelenggaraan kegiatan tersebut.

Baca Juga  Tim SAR Temukan Korban Serangan Buaya di Pasaman

Menurutnya, GPM tidak hanya menjadi solusi jangka pendek dalam menghadapi gejolak harga selama Ramadhan, tetapi juga diharapkan menjadi momentum memperkuat semangat gotong royong dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.

“Kita mengajak seluruh masyarakat untuk memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya, serta menyambut Ramadan dengan penuh rasa syukur dan semangat berbagi,” pungkasnya.

Pada pelaksanaan GPM, pemerintah daerah menyediakan sejumlah komoditas bersubsidi meliputi beras sebanyak 3 ton atau 600 karung, gula pasir 300 kilogram, minyak goreng 300 kemasan, cabai 100 kemasan, bawang merah 100 kemasan, serta telur 100 tray.

Adapun harga yang telah disubsidi Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat yakni beras Rp62.000 per karung, gula pasir Rp13.000 per kilogram, minyak goreng Rp27.000 per 2 liter, cabai Rp17.000 per kemasan, bawang merah Rp13.000 per kemasan, dan telur Rp48.000 per tray. (Wisnu)