Jakarta – Yoghurt menjadi salah satu pilihan camilan sehat yang bisa dinikmati di malam hari. Teksturnya yang lembut serta cita rasanya yang segar menjadikannya makanan ringan yang menyenangkan sekaligus menyehatkan sebelum tidur. Tak hanya itu, yoghurt juga mengandung berbagai nutrisi penting dan probiotik yang baik bagi sistem pencernaan.
Mengutip VN Express, seorang dokter spesialis asal Vietnam, dr. Dao Tran Tien, menjelaskan bahwa dalam 100 gram yoghurt terdapat sekitar 61 kalori, 3,5 gram protein, 4,7 gram karbohidrat, dan 3,3 gram lemak. Kandungan tersebut menjadikan yoghurt sebagai sumber gizi yang ringan namun bermanfaat.
Menurut dr. Dao, sebaiknya yoghurt dikonsumsi setelah makan utama, bukan saat perut kosong. Mengonsumsi yoghurt dalam kondisi perut kosong bisa memicu iritasi pada dinding lambung.
Untuk manfaat maksimal, disarankan memilih yoghurt tanpa tambahan gula atau yang rendah kandungan gulanya. Yoghurt juga dapat dikombinasikan dengan makanan sehat lainnya guna meningkatkan kandungan gizi dan membantu menjaga keseimbangan bakteri baik di usus.
Berikut adalah empat manfaat utama mengonsumsi yoghurt pada malam hari:
1. Membantu Meredakan Gangguan Pencernaan
Bagi mereka yang sensitif terhadap produk susu, masalah seperti perut kembung, diare, atau nyeri perut bisa terjadi. Namun, yoghurt cenderung lebih mudah dicerna dibandingkan produk susu lainnya. Kandungan probiotik di dalamnya membantu menenangkan peradangan pada saluran pencernaan, terutama pada malam hari saat aktivitas tubuh mulai melambat.
2. Meningkatkan Penyerapan Kalsium
Yoghurt kaya akan kalsium dan vitamin D, dua nutrisi penting untuk tulang dan gigi. Ketika dikonsumsi malam hari, tubuh bisa lebih optimal dalam menyerap kalsium, sehingga baik untuk menjaga kesehatan tulang dalam jangka panjang.
3. Mengatasi Sembelit
Proses pencernaan umumnya melambat saat malam, yang dapat menyebabkan sembelit atau perut kembung. Probiotik dalam yoghurt membantu memperlancar proses ini dan menjaga frekuensi buang air besar tetap normal. Studi menunjukkan bahwa konsumsi yoghurt secara rutin dapat mengurangi risiko sembelit.
4. Menjaga Keseimbangan Bakteri Usus
Keseimbangan mikroorganisme di usus memainkan peran penting dalam kesehatan secara keseluruhan. Ketidakseimbangan bisa memicu berbagai gangguan seperti sembelit, diare, hingga peradangan usus. Yoghurt dengan probiotik membantu menjaga populasi bakteri baik di usus tetap stabil dan sehat, sekaligus meningkatkan kemampuan tubuh dalam menyerap nutrisi.(BY)












