Jakarta – Kelor, tanaman yang sudah dikenal sebagai bahan obat tradisional, memiliki banyak manfaat bagi kesehatan. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) bahkan merekomendasikan agar bayi dan anak-anak mengonsumsi daun kelor untuk mendukung pertumbuhan yang sehat.
Tanaman yang juga dikenal dengan nama ilmiah Moringa Oleifera ini telah lama digunakan sebagai obat di berbagai wilayah Asia, Afrika, dan Amerika Latin, berkat kandungan nutrisinya yang luar biasa.
Menurut jurnal ilmiah yang dipublikasikan pada 2021 berjudul Moringa Oleifera is a Prominent Source of Nutrients with Potential Health Benefits, daun kelor memiliki kandungan gizi yang jauh lebih tinggi dibandingkan dengan beberapa bahan makanan populer. Misalnya, kandungan vitamin C dalam daun kelor disebut tujuh kali lebih banyak dari jeruk, kalsium yang 17 kali lipat dari susu, serta potasium yang 15 kali lipat lebih banyak dari pisang.
Selain itu, kelor juga kaya akan antioksidan, protein, magnesium, agen anti-inflamasi, serta fitonutrien yang sangat bermanfaat bagi tubuh.
Berikut adalah beberapa manfaat kesehatan dari daun kelor yang sudah terbukti melalui berbagai penelitian:
Mengatur Gula Darah
Studi menunjukkan bahwa mengonsumsi 1,5 sendok teh bubuk daun kelor setiap hari selama tiga bulan dapat menurunkan kadar gula darah puasa hingga 13,5 persen.
Mengurangi Peradangan
Dengan kandungan anti-inflamasi yang tinggi, daun kelor efektif mengurangi peradangan dalam tubuh.
Menurunkan Kolesterol
Kelor memiliki efek yang mirip dengan makanan nabati lain seperti gandum dan biji rami dalam menurunkan kadar kolesterol.
Melindungi dari Keracunan Arsenik
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa kelor dapat melindungi tubuh dari keracunan arsenik, baik melalui daun maupun bijinya.
Melawan Radikal Bebas
Kandungan antioksidan pada kelor membantu melawan radikal bebas yang dapat menyebabkan penyakit kronis, seperti jantung dan diabetes.
Sumber Nutrisi yang Tinggi
Satu cangkir daun kelor segar mengandung banyak vitamin dan mineral penting, termasuk protein, vitamin A, B6, C, zat besi, riboflavin, dan magnesium.
Menjaga Kesehatan Prostat
Belerang dalam daun kelor membantu menghambat pertumbuhan sel kanker prostat pada pria.
Menurunkan Berat Badan
Daun kelor dapat mempercepat proses pemecahan lemak dan mengurangi pembentukan lemak dalam tubuh, membantu dalam program penurunan berat badan.
Mengurangi Kadar Asam Urat
Rebusan daun kelor dapat menurunkan kadar asam urat, berkat kandungan flavonoid dan alkaloidnya.
Mengurangi Risiko Kanker
Antioksidan dan potasium dalam kelor diketahui dapat menghambat pertumbuhan sel kanker.
Menurunkan Tekanan Darah Tinggi
Kandungan dalam daun kelor membantu menurunkan tekanan darah tinggi, terutama melalui senyawa seperti thiocarbamate, glikosida, dan nitrille.
Melindungi Kesehatan Mata
Vitamin A dalam daun kelor berperan penting dalam menjaga kesehatan mata, serta mengurangi risiko gangguan penglihatan.
Menunda Penuaan Dini
Kelor membantu memperlambat munculnya tanda-tanda penuaan berkat sifat anti-aging dari vitamin A.
Mengatasi Flek Wajah
Vitamin A dan C pada daun kelor efektif dalam mengatasi flek hitam pada wajah.
Mencegah Infeksi
Senyawa antibakteri dalam kelor membantu melawan mikroorganisme berbahaya dalam tubuh.
Obat Cacing
Kelor berfungsi sebagai obat cacing dengan kandungan anti-mikroba dan anthelmintik yang efektif melawan parasit.
Meningkatkan Produksi ASI
Karena kandungan protein, zat besi, dan vitamin C-nya, daun kelor dapat meningkatkan produksi ASI pada ibu menyusui.
Memperkuat Tulang
Kandungan magnesium dan protein dalam kelor dapat membantu memperkuat tulang dan mencegah osteoporosis.
Bermanfaat Sebagai Masker Wajah
Daun kelor yang dihaluskan dan dicampur dengan air bisa dijadikan masker wajah untuk perawatan kulit.
Mendukung Kesehatan Otak
Kelor mengandung antioksidan yang bermanfaat untuk mendukung fungsi otak dan meningkatkan kognisi.
Melindungi Kesehatan Hati
Senyawa polifenol dalam kelor mendukung fungsi hati yang berperan sebagai penyaring racun dalam tubuh.
Menjaga Kesehatan Otot
Kelor sangat baik untuk menjaga kebugaran otot, berkat kandungan kalsium, protein, zat besi, dan asam amino.
Melindungi Ginjal
Kandungan antioksidan dalam daun kelor membantu mencegah gangguan ginjal serta toksisitas pada ginjal.
Mengatasi Asam Lambung
Kelor mengandung polifenol, flavonoid, dan asam askorbat yang efektif dalam mengatasi masalah asam lambung.
Meningkatkan Sistem Kekebalan Tubuh
Vitamin C yang tinggi dalam daun kelor berperan penting dalam menjaga daya tahan tubuh, melawan infeksi dan penyakit.(BY)












