Hukrim  

Tragedi di Pantura Situbondo, Bidan Muda Diduga Dianiaya Sebelum Dibuang ke Selokan

Ilustrasi.
Ilustrasi.

Jakarta – Aparat kepolisian berhasil mengungkap identitas jasad seorang perempuan muda yang ditemukan di tepi jalur Pantai Utara (Pantura), tepatnya di wilayah Kecamatan Banyuglugur, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur.

Korban diketahui bernama Murtafia Rafika Devi Febriana (34), seorang tenaga kesehatan yang bekerja sebagai bidan di RSUD Besuki. Ia diduga kuat menjadi korban tindak pembunuhan.

Saat pertama kali ditemukan, kondisi jasad korban sangat memprihatinkan. Tubuhnya sengaja ditutupi dengan potongan kayu serta dedaunan kering, diduga untuk menghindari kecurigaan warga yang melintas di sekitar lokasi.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Situbondo, AKP Selimat Akmal, mengungkapkan bahwa pihaknya telah melakukan pengamanan area serta olah tempat kejadian perkara (TKP).

“Dari hasil pemeriksaan awal, ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan yang mengarah pada dugaan pembunuhan sebelum jasad korban dibuang ke selokan,” jelasnya pada Minggu (7/6/2026).

Baca Juga  Tragedi Longsor di Solok, 9 Meninggal dan 6 Luka Berat

Di sekitar lokasi penemuan, tim identifikasi juga berhasil mengamankan sejumlah barang bukti penting. Di antaranya sepasang sandal milik korban serta beberapa benda tumpul yang diduga digunakan dalam aksi penganiayaan tersebut.

Untuk memastikan penyebab kematian secara pasti serta melengkapi proses penyelidikan, jasad korban kemudian dibawa ke kamar jenazah RSUD Abdoer Rahem Situbondo guna menjalani autopsi.

Sementara itu, pihak kepolisian kini tengah memburu pelaku yang diduga terlibat dalam kasus ini. Berdasarkan hasil penyelidikan awal dan keterangan sejumlah saksi, pelaku diduga merupakan orang yang memiliki hubungan dekat dengan korban.

Baca Juga  Terungkap! Pelaku Pembunuhan Pasangan di Bangkalan Ternyata Suami Sah Korban

Kasus pembunuhan ini saat ini ditangani sepenuhnya oleh Satreskrim Polres Situbondo. Polisi menegaskan akan mengusut tuntas motif di balik kejadian tersebut serta berupaya segera menangkap pelaku dalam waktu dekat.(des*)