TNI  

Dankodaeral XIII Hadiri Pembukaan Expo Kahutindo 2026

Tarakan – Komandan Komando Daerah Angkatan Laut (Dankodaeral) XIII, Laksamana Muda TNI Sumarji Bimoaji, menghadiri pembukaan Expo Kahutindo Tahun 2026 yang digelar oleh Federasi Serikat Buruh Kehutanan, Perkayuan dan Konstruksi Umum Indonesia (Kahutindo). Kegiatan tersebut berlangsung di area lahan Bandara Juwata Tarakan, Jalan Mulawarman, Tarakan Barat, Kota Tarakan, Provinsi Kalimantan Utara, Minggu (3/5).

Expo yang mengusung tema “Pekerja Tangguh, Industri Maju, Indonesia Sejahtera” ini dibuka oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kalimantan Utara, Bustan, S.E., M.Si., yang hadir mewakili Gubernur Kalimantan Utara, Drs. Zainal Arifin Paliwang, S.H., M.Hum. Kegiatan tersebut juga dihadiri oleh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Kalimantan Utara.

Expo Kahutindo 2026 menjadi ajang pameran produk unggulan, inovasi industri kehutanan, serta wadah dialog ketenagakerjaan. Kegiatan ini digelar dalam rangka memperingati Hari Buruh Internasional 2026, sekaligus memperkuat sinergi antara pekerja, pelaku industri, dan pemerintah.

Baca Juga  Pangkogabwilhan III Hadiri Rapim TNI–Polri 2026 di Istana Merdeka

Dalam sambutan Gubernur Kalimantan Utara yang dibacakan oleh Sekda Bustan, disampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut sebagai bagian dari peringatan Hari Buruh tahun ini. Menurutnya, expo ini tidak hanya menjadi sarana promosi bagi pelaku usaha, khususnya UMKM, tetapi juga menjadi momentum penting untuk memperkuat komitmen dalam meningkatkan kesejahteraan pekerja.

“Kegiatan ini merupakan ruang promosi bagi UMKM serta momentum penting untuk menegaskan komitmen bersama dalam meningkatkan kesejahteraan pekerja dan mendorong penguatan usaha mikro, kecil, dan menengah di Provinsi Kalimantan Utara, khususnya Kota Tarakan,” demikian disampaikan dalam sambutan tersebut.

Baca Juga  Aslog Panglima TNI Buka Rakorlog TNI TA 2026

Melalui kegiatan ini, diharapkan terjalin kolaborasi yang semakin erat antara pemerintah, pelaku industri, dan pekerja dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif dan berkelanjutan.

 

(ard)