Proses Pemilihan Pemimpin Baru Iran Dikabarkan Ketat

Mojtaba Hosseini Khamenei terpilih sebagai Pemimpin Tertinggi baru Iran
Mojtaba Hosseini Khamenei terpilih sebagai Pemimpin Tertinggi baru Iran

JakartaMojtaba Hosseini Khamenei, putra tertua Ayatollah Ali Khamenei, dilaporkan terpilih sebagai Pemimpin Tertinggi baru Iran. Ia menggantikan posisi ayahnya yang wafat akibat serangan gabungan Amerika Serikat (AS) dan Israel pada 28 Februari lalu.

Menurut laporan media oposisi Iran International, yang mengutip sumber pejabat, Mojtaba dipilih oleh Majelis Pakar, lembaga yang memiliki kewenangan menentukan pemimpin tertinggi baru Iran.

Proses pemilihan dikabarkan berjalan ketat dan diwarnai intervensi dari Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC). Mojtaba dikenal sebagai tokoh konservatif dengan kedekatan kuat pada militer, serta memiliki pandangan yang dianggap lebih keras dibanding ayahnya.

Baca Juga  Daftar Terbaru Kabinet Afghanistan di Era Taliban

Hingga kini, pemerintah Iran belum mengeluarkan konfirmasi resmi terkait pemilihan Mojtaba.

Ali Khamenei, yang memimpin Iran selama 36 tahun, meninggal pada usia 86 tahun dalam serangan di kompleks kediamannya di Teheran. Serangan tersebut juga menewaskan putri, menantu, dan cucunya. Istri Khamenei, Mansoureh Khojasteh Bagherzadeh, meninggal beberapa hari kemudian akibat luka serius yang dialaminya saat serangan itu.(des*)