Padang  

Kempo Wali Kota Cup 2025, Ajang Cetak Atlet Berprestasi Sumatera Barat

Kempo Wali Kota Cup Jadi Ajang Cari Bibit Unggul Sumbar.
Kempo Wali Kota Cup Jadi Ajang Cari Bibit Unggul Sumbar.

Padang – Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, secara resmi membuka Kejuaraan Kempo Wali Kota Cup yang diselenggarakan di Gedung HBT Pondok Building, kawasan Pondok, pada hari Jumat (8/8/2025). Ajang olahraga bela diri ini digelar sebagai bagian dari peringatan Hari Jadi Kota (HJK) Padang ke-356, dan berlangsung selama empat hari, mulai 6 hingga 9 Agustus 2025. Kejuaraan ini diikuti oleh ratusan atlet kempo atau kenshi dari 15 kaabupaten dan kota di seluruh Provinsi Sumatera Barat.

Dalam sambutannya, Maigus Nasir menegaskan bahwa Kejuaraan Kempo Wali Kota Cup ini diharapkan menjadi platform penting untuk mengembangkan kemampuan para atlet kempo, sekaligus menjadi wadah untuk menemukan bibit-bibit unggul yang kelak dapat mengharumkan nama Kota Padang dan Provinsi Sumatera Barat, baik di tingkat nasional maupun internasional. Ia mengajak para peserta untuk mengerahkan seluruh kemampuan terbaik mereka selama bertanding.

“Kami sangat berharap kehadiran pengurus pusat Perkemi di Padang dapat memberikan perhatian khusus dengan melihat secara langsung potensi atlet-atlet muda yang bersemangat dan memiliki kemampuan luar biasa. Ini merupakan kesempatan emas untuk menyiapkan generasi penerus yang berprestasi di kancah nasional bahkan internasional,” ujar Maigus Nasir.

Lebih jauh, Wakil Wali Kota memberikan apresiasi tinggi kepada Ketua DPRD Kota Padang sekaligus Ketua Pengurus Cabang Perkemi Kota Padang, Muharlion, yang selama ini telah konsisten membina para atlet kempo melalui berbagai program pelatihan dan pembinaan yang berkelanjutan. Ia menilai keberhasilan tersebut tidak terlepas dari kerja keras dan dedikasi Muharlion dalam mengelola organisasi dan memajukan olahraga kempo di Kota Padang.

Baca Juga  8 Aplikasi Penghasil Uang 2025 yang Terbukti Membayar Langsung ke DANA dan PayPal

Maigus Nasir juga menyoroti prestasi yang telah diraih cabang olahraga kempo pada Pekan Olahraga Nasional (PON) Aceh-Sumut yang lalu. Cabang ini berhasil menyumbangkan dua medali emas untuk kontingen Sumatera Barat, dan salah satunya diperoleh oleh atlet yang berasal dari Kota Padang. Hal ini menjadi bukti nyata bahwa pembinaan yang dilakukan selama ini membuahkan hasil yang membanggakan.

“Melalui momentum peringatan Hari Jadi Kota Padang yang ke-356 ini, saya berharap olahraga kempo semakin maju dan berkembang. Semoga pembinaan atlet terus dilakukan secara serius sehingga mampu melahirkan prestasi-prestasi baru yang dapat membawa nama harum daerah kita di kancah olahraga nasional maupun internasional,” tutup Maigus Nasir didampingi Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Kota Padang, Afriadi.

Ketua Panitia Penyelenggara Kempo Wali Kota Cup, Nofrialdi, menjelaskan bahwa kejuaraan ini juga berfungsi sebagai ajang seleksi sekaligus persiapan bagi para kenshi Kota Padang dan Sumatera Barat menjelang Pekan Olahraga Nasional (PON) Beladiri yang dijadwalkan akan digelar pada Oktober 2025 mendatang.

“Terdapat sebanyak 37 nomor pertandingan yang diperlombakan, yang meliputi kategori usia junior, remaja, dan dewasa. Para atlet terbaik dari kejuaraan ini akan diproyeksikan untuk memperkuat kontingen Sumatera Barat pada PON Beladiri Nasional,” ungkap Nofrialdi.

Baca Juga  Demokrasi Sumbar Menguat, IDI 2025 Naik Signifikan Berkat Kolaborasi Semua Pihak

Acara pembukaan ini juga dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, antara lain pengurus pusat Persaudaraan Shorinji Kempo Indonesia (Perkemi), perwakilan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Sumatera Barat, Ketua DPRD Kota Padang Muharlion yang juga menjabat sebagai Ketua Pengcab Perkemi Kota Padang, serta jajaran pengurus KONI Kota Padang. Kehadiran tokoh-tokoh ini menunjukkan komitmen kuat berbagai pihak dalam mendukung kemajuan olahraga kempo di wilayah ini.

Kejuaraan Kempo Wali Kota Cup diharapkan tidak hanya menjadi ajang kompetisi semata, tetapi juga sebagai sarana mempererat tali persaudaraan antar atlet dari berbagai daerah, meningkatkan sportifitas, serta memupuk semangat kebersamaan di antara para pencinta olahraga bela diri. Dengan demikian, kegiatan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif jangka panjang bagi perkembangan olahraga kempo dan dunia olahraga di Sumatera Barat secara umum.(des*)