Jakarta — Penampilan Marc Marquez pada MotoGP San Marino 2026 kembali mendapat sorotan dari pengamat MotoGP asal Italia, Carlo Pernat. Ia menilai pembalap tersebut memiliki kemampuan luar biasa dalam menghadapi berbagai situasi selama balapan.
Marquez tampil dominan di Misano dengan mengamankan kemenangan pada Sprint Race sekaligus balapan utama. Hasil tersebut menjadi kemenangan kelima yang diraih pembalap Spanyol itu sepanjang MotoGP 2026.
Tambahan poin dari Misano juga membuat Marquez naik ke posisi teratas klasemen sementara. Ia kini mengoleksi 274 poin, sama dengan Jorge Martin. Namun, Marquez berada di atas karena memiliki jumlah kemenangan yang lebih banyak.
Menurut Pernat, keberhasilan Marquez tidak terlepas dari kecerdikannya dalam menentukan strategi ketika kondisi balapan tidak sepenuhnya menguntungkan.
“Kami selalu memberikan perhatian khusus kepada Marquez. Dalam dua balapan terakhir, performanya kembali menjadi sesuatu yang layak dibicarakan,” ujar Pernat seperti dikutip Motosan, Rabu (16/9/2026).
Pernat melihat ada perubahan besar dalam cara Marquez menjalani balapan dibandingkan beberapa tahun sebelumnya. Jika dahulu Marquez dikenal berani mengambil risiko besar, kini ia dinilai lebih mampu mengendalikan situasi dan meminimalkan kesalahan.
“Beberapa tahun lalu, saya akan mengatakan bahwa sulit menemukan pembalap yang bisa menandinginya karena gaya balapnya. Risiko yang diambilnya memang terkadang membuat dia terjatuh,” katanya.
Namun, Pernat menilai Marquez saat ini sudah jauh lebih matang dalam mengambil keputusan di lintasan.
“Sekarang gaya balapnya telah berubah. Dia tidak lagi terlalu sering mengalami insiden dan bisa menghadapi berbagai keadaan yang terjadi dalam balapan,” lanjutnya.
Kagum dengan Kondisi Fisik Marquez
Pujian Pernat tidak hanya berkaitan dengan kemampuan Marquez membaca jalannya perlombaan. Ia juga terkesan dengan kemampuan sang pembalap mengatasi persoalan pada bahu kanannya ketika tampil di Misano.
Sirkuit tersebut dinilai cukup memberikan beban terhadap kondisi fisik pembalap. Meski demikian, Marquez mampu menyelesaikan balapan dengan performa yang sangat kuat hingga akhirnya keluar sebagai pemenang.
“Seiring waktu, dia memang sempat menghadapi persoalan pada bagian bahunya. Namun, dia mampu mengelolanya dengan sangat baik dan tetap tampil kompetitif,” tutur Pernat.
Menurutnya, kemampuan Marquez bertahan dan tetap tampil cepat setelah melewati berbagai persoalan membuatnya sulit dibandingkan dengan pembalap lain.
Karena itu, Pernat menggunakan perumpamaan khusus untuk menggambarkan kehebatan Marquez di lintasan. Ia menyebut pembalap tersebut seperti berasal dari planet lain.
“Marquez seperti makhluk dari planet lain. Tahun demi tahun berlalu, berbagai masalah datang silih berganti, tetapi dia tetap mampu membalap dengan cara yang sulit dilakukan pembalap lainnya,” ujar Pernat.(BY)












