Jakarta – Banyak orang menganggap air panas mampu mengangkat noda dan kotoran lebih efektif dibandingkan air biasa. Namun, anggapan tersebut tidak berlaku untuk semua jenis barang. Pada beberapa benda, suhu air yang terlalu tinggi justru berpotensi merusak material, mengurangi daya tahan, bahkan mengganggu fungsinya.
Berikut sejumlah barang yang sebaiknya tidak dibersihkan menggunakan air panas.
1. Lantai Kayu dan Laminate
Lantai berbahan kayu memiliki serat alami yang mudah bereaksi terhadap perubahan suhu. Saat terkena air panas, pori-pori kayu dapat terbuka sehingga memicu pemuaian. Kondisi ini berisiko menyebabkan permukaan lantai melengkung, retak, hingga mengalami kerusakan permanen.
Hal serupa juga berlaku pada lantai laminate. Material berbasis serat kayu yang digunakan pada jenis lantai ini dapat mengembang apabila terlalu sering terkena air bersuhu tinggi.
2. Wadah Plastik
Tidak semua wadah plastik dirancang tahan terhadap suhu panas. Air dengan temperatur tinggi dapat membuat plastik berubah bentuk, melengkung, bahkan menyusut.
Agar lebih aman, gunakan air hangat yang dicampur sabun cuci piring saat membersihkan wadah plastik sehingga bentuk dan kualitasnya tetap terjaga.
3. Gelas yang Baru Dipakai untuk Minuman Dingin
Menuangkan atau mencuci gelas yang masih dingin dengan air panas dapat menimbulkan perubahan suhu secara mendadak. Perbedaan temperatur yang ekstrem tersebut bisa membuat gelas retak atau bahkan pecah.
Sebaiknya tunggu hingga gelas kembali ke suhu ruang sebelum dicuci menggunakan air hangat.
4. Talenan dan Peralatan Berbahan Kayu
Peralatan dapur berbahan kayu, termasuk talenan, sebaiknya tidak dicuci menggunakan air panas. Suhu tinggi dapat membuat serat kayu mengembang, kemudian menyusut saat mengering sehingga memicu retakan atau perubahan bentuk.
Membersihkannya dengan air hangat dan sabun sudah cukup untuk menghilangkan sisa kotoran.
5. Botol Termos
Termos umumnya memiliki lapisan isolasi khusus yang berfungsi mempertahankan suhu minuman. Jika sering dicuci menggunakan air panas, lapisan atau segel insulasi tersebut dapat mengalami penurunan kualitas.
Akibatnya, kemampuan termos dalam menjaga suhu panas maupun dingin menjadi tidak optimal. Air hangat merupakan pilihan yang lebih aman untuk proses pembersihan.
6. Perhiasan dengan Batu Tertentu
Perhiasan yang menggunakan batu alami berpori, seperti mutiara, sebaiknya dijauhkan dari air panas. Paparan suhu tinggi dapat memengaruhi warna batu sekaligus membuat dudukannya menjadi longgar.
Untuk menjaga kilau dan kualitasnya, gunakan cairan pembersih khusus, sikat berbulu lembut, serta air dingin saat membersihkan perhiasan.
7. Kuas Cat
Air panas juga tidak disarankan untuk membersihkan kuas cat. Temperatur tinggi dapat merusak bulu kuas, melemahkan perekat yang menahannya, hingga membuat gagang kayu lebih cepat rusak.
Cukup gunakan air hangat atau air sesuai jenis cat yang digunakan agar kuas tetap awet dan dapat dipakai kembali.
Meski dikenal efektif menghilangkan noda, air panas tidak selalu menjadi pilihan terbaik untuk semua barang. Memahami karakter setiap material akan membantu menjaga kualitas dan memperpanjang usia pakai berbagai perlengkapan di rumah.(BY)












