Jakarta – Meta melakukan perubahan besar dalam struktur kepemimpinan di layanan pesan WhatsApp. Will Cathcart memutuskan mundur dari posisinya setelah sekitar tujuh tahun memimpin platform tersebut.
Sebagai pengganti, posisi pimpinan WhatsApp akan diisi oleh Kunal Shah, sosok di balik berdirinya perusahaan fintech CRED.
Dalam pernyataannya di media sosial, Cathcart menyebut WhatsApp saat ini berada dalam kondisi yang sangat kuat, sehingga ia menilai ini sebagai waktu yang tepat untuk menyerahkan tongkat estafet kepemimpinan. Meski demikian, ia tetap menjadi bagian dari Meta dan akan menjalankan peran baru untuk mengembangkan produk dari tahap awal, sebagaimana dikonfirmasi oleh CEO Mark Zuckerberg.
Kunal Shah sendiri memiliki latar belakang yang cukup unik. Ia menempuh pendidikan di bidang filsafat di Wilson College, bukan di jalur teknik atau komputer seperti kebanyakan tokoh teknologi. Ia sempat mengambil program MBA, namun memilih keluar lebih awal untuk fokus membangun bisnis.
Namanya mulai dikenal luas saat mendirikan platform pembayaran FreeCharge pada 2010. Layanan ini mempermudah pengisian pulsa dan pembayaran tagihan sekaligus memberikan berbagai insentif kepada pengguna. Popularitasnya meningkat pesat seiring berkembangnya penggunaan smartphone di India.
Kesuksesan tersebut berujung pada akuisisi FreeCharge oleh Snapdeal pada 2015 dengan nilai sekitar US$400 juta, menjadikannya salah satu transaksi startup terbesar di India kala itu.
Tak berhenti di situ, Shah kembali membangun bisnis baru melalui CRED pada 2018. Awalnya, platform ini fokus memberi penghargaan bagi pengguna yang disiplin membayar tagihan kartu kredit. Namun kini, CRED telah berkembang menjadi perusahaan fintech besar dengan layanan yang mencakup pinjaman, investasi, hingga asuransi.
Perubahan kepemimpinan di WhatsApp ini juga beriringan dengan langkah investasi Meta yang memimpin pendanaan besar untuk CRED, dengan total mencapai US$900 juta. Investasi tersebut membuat Meta memiliki kepemilikan minoritas di perusahaan yang valuasinya telah melampaui US$4 miliar, meski tanpa akses ke data pelanggan.
Zuckerberg menilai pengalaman Shah dalam membangun CRED menjadi alasan kuat penunjukannya. Saat ini, platform tersebut memiliki jutaan pengguna aktif dan berperan besar dalam transaksi kartu kredit di India.
Di sisi lain, pergantian ini terjadi ketika Meta tengah meningkatkan belanja besar untuk pengembangan teknologi kecerdasan buatan. Untuk memperluas sumber pendapatan di luar iklan, perusahaan juga mulai memperkenalkan layanan berbayar, termasuk fitur tambahan di WhatsApp dengan sistem langganan bulanan yang menawarkan berbagai keunggulan eksklusif bagi pengguna.(BY)












