Dharmasraya — Hujan yang turun sejak pagi tidak mengurangi semangat warga untuk mendatangi pasar murah yang digelar Pemerintah Kabupaten Dharmasraya di Kantor Wali Nagari Koto Baru Sejumlah ibu-ibu tampak memenuhi lokasi kegiatan demi mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih rendah dibandingkan harga di pasaran.
Kegiatan pasar murah ini diselenggarakan oleh Pemkab Dharmasraya melalui Dinas Koperasi, UKM, dan Perdagangan sebagai upaya menjaga kestabilan harga pangan serta menekan laju inflasi daerah.
Kepala Dinas Koperasi, UKM, dan Perdagangan Dharmasraya, Alfiandri, menyampaikan bahwa program tersebut merupakan tindak lanjut dari arahan pemerintah pusat agar daerah ikut berperan aktif dalam menjaga keterjangkauan harga bahan pokok di masyarakat.
Ia juga menegaskan bahwa program ini sejalan dengan komitmen Bupati Dharmasraya, Annisa Suci Ramadhani, bersama Wakil Bupati Leli Arni, dalam menjaga daya beli masyarakat di tengah naik-turunnya harga kebutuhan pokok.
“Ini adalah langkah nyata pengendalian inflasi daerah sesuai arahan pemerintah pusat, khususnya Kementerian Dalam Negeri. Atas instruksi Ibu Bupati, kami melakukan intervensi pasar agar harga kebutuhan pokok tetap terjangkau,” ujar Alfiandri.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa kegiatan ini terlaksana berkat kerja sama antara Pemerintah Kabupaten Dharmasraya dengan Bank Indonesia, Perum Bulog, serta Bank Nagari.
Dalam pelaksanaan pasar murah tersebut, masyarakat bisa membeli sejumlah kebutuhan pokok dengan harga subsidi, di antaranya beras SPHP 5 kg seharga Rp60.000, minyak goreng Minyak Kita 1 liter Rp12.000, gula pasir Rose Brand 1 kg Rp15.000, serta telur ayam satu tray seharga Rp45.000.
Meski diguyur hujan cukup deras, warga tetap antusias mengantre untuk mendapatkan bahan kebutuhan rumah tangga tersebut. Mayoritas pengunjung yang hadir merupakan kaum ibu yang datang sejak pagi hari.
Salah satu warga, Yulidar (53), mengaku sangat terbantu dengan adanya pasar murah ini, terutama di tengah meningkatnya kebutuhan sehari-hari.
“Walaupun hujan, kami tetap datang karena harga sembako di sini jauh lebih murah. Ini sangat membantu kami para ibu,” ungkapnya.
Pendapat serupa disampaikan oleh warga lainnya, Ermawati, yang berharap kegiatan seperti ini dapat dilaksanakan secara rutin agar masyarakat berpenghasilan rendah semakin mudah memenuhi kebutuhan pokok.
“Program seperti ini sangat bermanfaat karena langsung dirasakan masyarakat. Semoga bisa terus dilanjutkan supaya harga kebutuhan tetap terjangkau,” katanya.
Alfiandri menambahkan, pasar murah di Koto Baru ini merupakan pelaksanaan perdana dari tiga lokasi yang telah direncanakan pemerintah daerah. Kegiatan berikutnya akan digelar di depan Masjid Agung Babussalam Pulau Punjung pada Jumat (22/5/2026) dan di Kantor Camat Sungai Rumbai pada Jumat (5/6/2026).
Ia berharap program ini dapat menjangkau lebih banyak masyarakat sekaligus menjadi salah satu instrumen efektif dalam pengendalian inflasi di Kabupaten Dharmasraya.(des*)












