Jakarta – Biaya penggantian baterai pada Toyota Kijang Innova Zenix Hybrid masih menjadi hal yang sering ditanyakan, baik oleh calon pembeli maupun pemilik kendaraan tersebut.
Sebagai mobil hybrid, Innova Zenix menggunakan baterai berjenis Nickel-Metal Hydride (Ni-MH). Komponen ini dirancang dalam bentuk ringkas dan ditempatkan di bagian bawah kursi depan, sehingga tidak mengganggu ruang kabin.
Dari sisi spesifikasi, baterai pada model ini memiliki kapasitas sekitar 1,31 kWh. Mengenai biaya penggantian, kisarannya berada di angka puluhan juta rupiah.
Menurut Nur Imansyah Tara yang pernah menjabat sebagai Aftersales Business Division Head di Auto2000
, harga baterai hybrid tersebut berkisar antara Rp40 juta hingga Rp50 juta.
Pabrikan, Toyota Indonesia
, juga memberikan jaminan untuk komponen baterai ini. Masa garansi yang ditawarkan mencapai 8 tahun atau hingga jarak tempuh 160.000 kilometer, tergantung mana yang lebih dulu tercapai.
Dengan adanya garansi tersebut, pengguna tidak perlu terlalu khawatir terhadap potensi kerusakan selama periode perlindungan masih berlaku. Jika terjadi masalah pada sistem baterai dalam kondisi normal, pihak pabrikan akan menanganinya sesuai ketentuan.
Meski demikian, ada syarat yang harus dipenuhi agar garansi tetap aktif. Pemilik kendaraan diwajibkan melakukan servis berkala di bengkel resmi sesuai jadwal yang ditentukan. Jika perawatan tidak dilakukan secara rutin atau kendaraan digunakan secara tidak wajar—seperti dipaksa melewati banjir atau kondisi ekstrem—maka garansi berpotensi gugur.
Selama kendaraan digunakan secara normal dan dirawat sesuai prosedur, komponen baterai hybrid pada Innova Zenix umumnya tetap aman dalam masa penggunaan.(BY)












