Partai Gema Bangsa Tegaskan Arah Desentralisasi Politik Pasca Deklarasi

Partai Gema Bangsa Tegaskan Arah Desentralisasi Politik Pasca Deklarasi

Jakarta – Wakil Ketua Umum DPP Partai Gema Bangsa, Jamalut Izza, menegaskan arah dan strategi partai pascadeklarasi yang digelar di Jakarta Convention Center (JCC), Sabtu (17/1/2026). Deklarasi tersebut sekaligus menandai lahirnya Partai Gema Bangsa sebagai partai politik baru yang mengusung desentralisasi politik sebagai program utama.

Dalam keterangannya kepada media, Jamalut Izza menjelaskan bahwa momentum deklarasi yang bertepatan dengan 17 Januari menjadi titik awal konsolidasi partai di tingkat nasional maupun daerah. Menurutnya, Partai Gema Bangsa menaruh perhatian besar pada penguatan peran Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) serta daerah otonomi agar memiliki kewenangan dan ruang gerak yang lebih luas dalam proses politik.

“Partai Gema Bangsa yang baru terbentuk ini fokus pada desentralisasi politik, terutama di tingkat DPW dan daerah otonomi. Kami ingin memastikan bahwa kekuatan politik tidak hanya terpusat, tetapi tumbuh dari daerah,” ujar Jamalut.

Selain itu, ia menekankan pentingnya strategi digital sebagai bagian dari pengembangan partai. Penguatan kehadiran di media sosial menjadi salah satu langkah utama untuk menjangkau pemilih muda, termasuk generasi Alpha, yang dinilai memiliki peran strategis dalam masa depan politik Indonesia.

Jamalut juga mengungkapkan rencana jangka menengah dan panjang partai, termasuk persiapan administratif dan organisasi untuk mengikuti proses verifikasi sebagai peserta resmi Pemilihan Umum mendatang. Ia berharap Partai Gema Bangsa dapat hadir sebagai alternatif baru yang membawa perubahan konkret.

“Harapan kami, Partai Gema Bangsa dapat memberikan perubahan nyata dan berkontribusi dalam mewujudkan Indonesia yang mandiri, baik dari sisi individu, masyarakat, maupun semangat cinta tanah air,” katanya.

Deklarasi Partai Gema Bangsa ini menjadi tonggak awal bagi partai tersebut untuk memperkenalkan visi dan misinya kepada publik, dengan komitmen menghadirkan inovasi politik melalui desentralisasi, digitalisasi, serta keterlibatan aktif generasi muda.

 

(ard)