Darul Siska dan BPOM Berdayakan Masyarakat

Bupati Pessel, Rusma Yul Anwar membuka kegiatan Pemberdayaan Masyarakat Melalui Komunikasi dan Informasi Bersama Tokoh Masyarakat. (ist)


Painan – Anggota DPR RI Fraksi Golkar Dapil 1 Sumatera Barat, Darul Siska bersama Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Cabang Padang menggelar kegiatan Pemberdayaan Masyarakat Melalui Komunikasi dan Informasi Bersama Tokoh Masyarakat, Selasa (21/9) di gedung PCC.

Kegiatan itu dibuka Bupati Pesisir Selatan, Rusma Yul Anwar dan dihadiri sejumlah kepala perangkat daerah, tokoh masyarakat, generasi muda, dan undangan lainnya.

Bupati Rusma Yul Anwaralam sambutannya  mengatakan, kegiatan Pemberdayaan Masyarakat Melalui Komunikasi dan Informasi Bersama Tokoh Masyarakat sangat penting.

Hal itu dimaksudkan untuk meningkatkan kesadaran semua pihak untuk bersama-sama melakukan penanganan Covid-19.  Salah satunya dengan mensukseskan program pemerintah terkait dengan vaksinasi Covid-19.

“Kami atas nama Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan menyampaikan terima kasih kepada Darul Siska bersama BPOM yang menggelar kegiatan Pemberdayaan Masyarakat Melalui Komunikasi dan Informasi Bersama Tokoh Masyarakat. Mudah mudahan dengan kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran semua komponen dalam upaya penanganan Covid-19,” harapnya.

Baca Juga  Lagi 3 Meninggal dan 19 Positif Covid-19 di Payakumbuh

Anggota DPR RI Fraksi Golkar, Darul Siska mengapresiasi tingginya tingkat kehadiran peserta, dan bahkan kegiatan itu dibuka langsung oleh Bupati Pesisir Selatan, Rusma Yul Anwar. Kemudian juga hadir kepala perangkat daerah, tokoh masyarakat dan lainnya.

Dikatakan, pemerintah berkewajiban melindungi segenap warga negara, salah satunya dari bahaya bencana non alam yaitu Covid-19. Kemudian meningkatkan kesejahteraan warga negara seperti mencukupi kebutuhan pangan, perumahan dan lainnya.

Menurut Darul Siska yang juga anggota DPR RI Komisi IX Itu, masyarakat juga harus dilindungi dari bahan makan, obat, dan kosmetik berbahaya. Seharusnya bahan makanan, obat dan kosmetik harus bermutu, aman dan berkhasiat untuk masyarakat.

“Ya, bahan makanan, obat dan kosmetik itu harus diawasi secara ketat agar tidak berdampak pada kesehatan masyarakat. Hal itu harus dipastikan bermutu dan aman,” katanya. 

Baca Juga  Minibus Terjun ke Jurang di Pakpak Barat Sumut, Enam Orang Hilang

Sementara itu Kepala BPOM Cabang Padang, Firdaus mengatakan, pihaknya terus melakukan pengawasan obat dan makanan, termasuk di Kabupaten Pesisir Selatan. Ketika melakukan pengawasan itu ditemukan sejumlah jenis obat dan makanan yang sudah kadaluarsa. 

“Kami terus melakukan upaya pengawasan obat dan makanan secara rutin. Kemudian kami mengingatkan masyarakat agar meneliti dan tidak menjual obat dan makanan yang sudah kadaluarsa.  Sebab, obat dan makanan yang kadaluarsa membahayakan bagi kesehatan masyarakat,” katanya. (veri)