Jelang Keberangkatan, Keamanan Jemaah Haji Jadi Fokus Utama Pemerintah

Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) Mochammad Irfan Yusuf.
Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) Mochammad Irfan Yusuf.

JakartaPemerintah menegaskan bahwa perlindungan jemaah haji menjadi fokus utama di tengah situasi konflik yang masih berlangsung di kawasan Timur Tengah. Hal ini juga menjadi perhatian khusus Presiden Prabowo Subianto.

Menteri Haji dan Umrah, Mochammad Irfan Yusuf atau yang akrab disapa Gus Irfan, menyampaikan bahwa Presiden telah memberikan arahan agar aspek keselamatan dan keamanan jemaah diprioritaskan dalam penyelenggaraan ibadah haji tahun ini.

Ia menjelaskan, perhatian tersebut sudah disampaikan sejak bulan Ramadan, dengan penekanan pada pentingnya perlindungan menyeluruh bagi seluruh jemaah.

Baca Juga  Tuntut Keadilan, Dosen ASN Kemendikbudristek Protes Pembayaran Tukin

Menurutnya, upaya pengamanan tidak hanya dilakukan saat jemaah berada di Tanah Suci, tetapi juga mencakup seluruh rangkaian perjalanan, mulai dari keberangkatan dari Indonesia hingga proses kepulangan.

Keamanan selama berada di Arab Saudi pun menjadi bagian penting yang terus dipantau pemerintah demi memastikan jemaah dapat menjalankan ibadah dengan tenang.

Sebagai informasi, rombongan pertama jemaah haji dijadwalkan berangkat ke Arab Saudi pada 22 April 2026. Adapun puncak pelaksanaan ibadah haji diperkirakan berlangsung pada 25 hingga 26 Mei 2026.

Presiden Prabowo Subianto juga direncanakan akan hadir secara langsung untuk melepas keberangkatan jemaah pada hari pertama tersebut.(BY)