Jakarta – Pasar kendaraan elektrifikasi Indonesia yang terus menunjukkan pertumbuhan menjadi peluang bagi sejumlah merek baru untuk memperluas bisnisnya. Salah satunya Lepas, sub-brand premium Chery Group, yang mulai membangun kehadirannya di Tanah Air dengan mengusung dua model kendaraan energi baru atau new energy vehicle (NEV).
Pada ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026, Lepas memperkenalkan L8 PHEV dan E4 EV. L8 PHEV diposisikan sebagai kendaraan plug-in hybrid premium, sedangkan E4 EV hadir sebagai SUV listrik berukuran kompak.
Pasar Mobil Elektrifikasi Makin Besar
Pertumbuhan pasar elektrifikasi menjadi salah satu faktor yang membuat Indonesia semakin menarik bagi produsen kendaraan listrik maupun hybrid.
Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) mencatat penjualan kendaraan elektrifikasi sepanjang Januari-Juni 2026 mencapai 117.108 unit. Angka tersebut mencakup mobil listrik berbasis baterai (BEV), hybrid, dan plug-in hybrid electric vehicle (PHEV).
Dari total penjualan mobil nasional sebanyak 436.564 unit pada periode tersebut, kendaraan elektrifikasi mengambil porsi 26,8%. Pangsa ini meningkat dibandingkan Januari-Juni 2025 yang berada di level 18,3%, ketika total penjualan kendaraan nasional mencapai 376.707 unit dan kendaraan elektrifikasi terjual 69.134 unit.
Dengan demikian, volume penjualan kendaraan elektrifikasi pada semester pertama 2026 mengalami pertumbuhan sekitar 69,4% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Mobil listrik berbasis baterai menjadi kontributor terbesar. Sepanjang Januari-Juni 2026, penjualan BEV mencapai 69.739 unit atau sekitar 15,9% dari total pasar otomotif nasional.
Capaian tersebut juga menunjukkan peningkatan yang signifikan dibandingkan semester pertama 2025. Saat itu, penjualan BEV tercatat sebanyak 38.576 unit, sehingga pertumbuhannya mencapai sekitar 80,8% secara tahunan.
E4 EV Jadi Andalan Lepas di Segmen Listrik
Melihat momentum tersebut, Lepas memilih E4 EV sebagai salah satu produk perdananya untuk memasuki pasar Indonesia. Model ini sekaligus menjadi representasi merek tersebut di tengah persaingan SUV listrik kompak yang semakin ramai.
Persaingan di kelas tersebut terbilang ketat karena konsumen memiliki banyak pilihan dari berbagai merek. Meski demikian, Lepas membekali E4 EV dengan sejumlah teknologi dan spesifikasi yang diharapkan dapat menjadi nilai jual tersendiri.
Saat diperkenalkan dalam GIIAS 2026, E4 EV ditawarkan dengan harga Rp339 juta selama periode pameran. Harga tersebut menempatkannya pada posisi yang cukup kompetitif di kelas SUV listrik kompak.
Dari sisi baterai, E4 EV menggunakan baterai berkapasitas 67 kWh. Berdasarkan pengujian CLTC, mobil ini diklaim mampu menempuh jarak lebih dari 600 kilometer dalam sekali pengisian daya.
Kemampuan pengisian cepat juga menjadi salah satu keunggulannya. E4 EV mendukung teknologi DC fast charging hingga 130 kW. Dengan fasilitas tersebut, pengisian baterai dari 30% hingga 80% diklaim hanya membutuhkan waktu sekitar 20 menit.
Vice Country Director Lepas Indonesia, Temmy Wiradjaja, mengatakan E4 EV menjadi bagian penting dari langkah awal Lepas dalam membangun eksistensinya di Indonesia.
“Lepas E4 EV merupakan tonggak penting bagi perjalanan Lepas di Indonesia yang membuktikan komitmen Lepas sebagai brand new energy. Pengalaman mobilitas premium berlandaskan semangat Drive Your Elegance dihadirkan melalui kombinasi inovasi, teknologi, kenyamanan, dan desain elegan untuk memenuhi kebutuhan konsumen Indonesia yang terus berkembang,” ujar Temmy Wiradjaja di ICE BSD Tangerang, Selasa (11/8/2026).
Mengandalkan LEX Platform
Kemampuan jarak tempuh E4 EV tidak terlepas dari penggunaan LEX Platform. Arsitektur tersebut mengintegrasikan sistem motor listrik 12-in-1 yang menyatukan sejumlah komponen utama dalam satu sistem.
Penggabungan berbagai komponen tersebut dirancang untuk membuat sistem penggerak menjadi lebih ringkas sekaligus meningkatkan efisiensi. Lepas mengklaim sistem tersebut mampu menghasilkan efisiensi hingga 90,8%, dengan output tenaga 160 kW dan torsi maksimum 275 Nm.
Penggunaan platform tersebut juga memberikan keuntungan dari sisi pemanfaatan ruang. E4 EV menawarkan kapasitas bagasi hingga 1.334 liter, ditambah ruang penyimpanan depan atau front trunk berkapasitas 35 liter.
Selain itu, terdapat 33 ruang penyimpanan yang dirancang untuk mendukung kebutuhan penumpang dalam aktivitas sehari-hari.
Product Manager Lepas Indonesia, Lalu Indra Wirabhakti, mengatakan teknologi yang diterapkan pada kendaraan harus memberikan manfaat nyata bagi penggunanya.
“Teknologi itu pada akhirnya harus bisa memberikan manfaat yang benar-benar dirasakan oleh pengguna. Karena itu, LEX Platform kami kembangkan untuk menghadirkan pengalaman berkendara yang lebih nyaman, baik untuk aktivitas sehari-hari maupun saat melakukan perjalanan bersama keluarga,” kata Lalu.
Tak Hanya Jual Mobil, Bangun Ekosistem Premium Lifestyle
Lepas juga tidak ingin memposisikan produknya hanya sebagai alat transportasi. Merek tersebut berupaya mengaitkan kendaraan dengan perkembangan gaya hidup konsumen modern.
Salah satu langkah yang ditempuh adalah menggandeng Jakarta Fashion Week (JFW) 2027 dalam rangkaian kehadirannya di GIIAS 2026.
Menurut Temmy, kerja sama tersebut sejalan dengan identitas Lepas yang menempatkan desain dan gaya hidup sebagai bagian dari pengalaman berkendara.
“Karena itu, berkolaborasi dengan Jakarta Fashion Week terasa sangat natural, karena kami sama-sama percaya bahwa desain yang baik tidak hanya indah dilihat, tetapi juga mampu menjadi bagian dari gaya hidup seseorang. Inilah semangat Drive Your Elegance yang ingin kami hadirkan melalui setiap kendaraan LEPAS,” tuturnya.
Kolaborasi dengan JFW menjadi bagian dari strategi Lepas untuk membangun ekosistem Premium Lifestyle NEV di Indonesia. Pendekatan tersebut juga memperluas sasaran konsumen yang ingin dijangkau.
Temmy menegaskan bahwa kolaborasi dengan industri fashion tidak berarti E4 EV secara khusus ditujukan untuk konsumen perempuan. Targetnya lebih luas, yakni masyarakat yang memiliki perhatian terhadap fashion dan gaya hidup.
“Menyasar konsumen yang peduli tentang fashion, tentang gaya hidup. Jadi bukan sekadar transportasi,” pungkas Temmy.(BY)












