Jakarta – Banyak orang terbiasa menambahkan kecap manis ke berbagai hidangan, mulai dari soto, bakso, penyetan, hingga nasi goreng. Rasanya yang khas memang mampu memperkaya cita rasa makanan.
Selama ini, kecap manis sering dianggap kurang sehat karena kandungan gulanya. Namun, Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin, mengingatkan bahwa ada hal lain yang justru lebih perlu diperhatikan, yaitu kadar natrium atau garam di dalamnya.
Dalam sebuah unggahan edukasi kesehatan di media sosial pada Senin (22/6), Budi menjelaskan bahwa kandungan natrium dalam kecap manis ternyata cukup tinggi. Ia mengungkapkan bahwa satu sendok makan kecap manis bisa mengandung sekitar 350 hingga 500 miligram natrium.
Jika dibandingkan dengan anjuran dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), jumlah tersebut tergolong besar. WHO sendiri menyarankan agar konsumsi natrium harian tidak melebihi 2.000 miligram atau setara dengan sekitar 5 gram garam.
Artinya, hanya dengan mengonsumsi sekitar empat sendok makan kecap manis saja, seseorang sudah bisa mendekati bahkan melampaui batas asupan natrium harian. Padahal, natrium juga berasal dari berbagai makanan lain yang dikonsumsi sepanjang hari.
Meski identik dengan rasa manis karena berbahan dasar kedelai dan gula, kecap manis tetap mengandung garam dalam jumlah signifikan. Besarnya kandungan ini bisa berbeda-beda tergantung pada merek dan jenis produk.
Natrium sendiri memang dibutuhkan tubuh untuk menjaga keseimbangan cairan, serta mendukung fungsi saraf dan otot. Namun, jika dikonsumsi secara berlebihan, natrium dapat menimbulkan berbagai masalah kesehatan.
Salah satu dampak yang paling umum adalah meningkatnya tekanan darah atau hipertensi. Kondisi ini sering kali tidak menimbulkan gejala yang jelas, sehingga kerap disebut sebagai “silent killer”. Jika tidak dikendalikan, hipertensi dapat meningkatkan risiko penyakit jantung, stroke, hingga gangguan ginjal.
Selain itu, kelebihan natrium juga bisa menyebabkan hipernatremia, yaitu kondisi saat kadar natrium dalam darah terlalu tinggi. Gejalanya bisa berupa rasa haus berlebihan, sakit kepala, kebingungan, hingga gangguan fungsi saraf dalam kasus yang lebih serius.
Oleh karena itu, penting bagi masyarakat untuk lebih waspada terhadap kandungan garam tersembunyi dalam makanan, termasuk kecap manis.
Untuk membantu mengurangi asupan natrium, WHO menyarankan beberapa langkah sederhana. Pertama, perbanyak konsumsi makanan segar dan kurangi makanan olahan, karena biasanya mengandung natrium lebih tinggi. Kedua, batasi penggunaan bumbu instan, saus, dan penyedap rasa yang sering menjadi sumber garam tambahan. Ketiga, biasakan membaca label gizi pada kemasan agar lebih mudah mengontrol asupan harian.
Sebagai alternatif, penggunaan rempah-rempah alami bisa menjadi pilihan yang lebih sehat untuk menambah cita rasa tanpa harus menambah banyak garam.
Bagi Anda yang terbiasa mengonsumsi kecap manis bersama berbagai hidangan, mungkin sudah saatnya mulai mengatur jumlah penggunaannya. Tidak hanya soal gula, kandungan natrium di dalamnya juga perlu diperhatikan agar terhindar dari risiko hipertensi dan penyakit kronis lainnya.(BY)












