Padang — Meski menghadapi gelombang laut dan akses yang terbatas, Lembaga Amil Zakat (LAZ) Alumni Fakultas Kedokteran Universitas Andalas (FK UNAND) tetap menyalurkan bantuan kemanusiaan ke sejumlah daerah terpencil di Kabupaten Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat.
Melalui program Perahu Ramadhan Mentawai, tim relawan menyalurkan bantuan ke Dusun Malancan, Dusun Tiop, dan Tuapejat sepanjang bulan Maret 2026. Bantuan yang diberikan meliputi kebutuhan pokok dan dukungan spiritual agar masyarakat dapat menjalani ibadah Ramadhan dengan nyaman.
Program ini bertujuan memastikan masyarakat di wilayah paling terluar tetap merasakan semangat bulan suci, meskipun berada jauh dari pusat kota.
Perjalanan Menembus Sungai dan Hutan ke Malancan
Ekspedisi dimulai pada 11 Maret 2026 menuju Dusun Malancan. Tim relawan harus melewati jalur sungai dan medan hutan yang menantang untuk mendistribusikan paket sembako, perlengkapan ibadah, serta Tunjangan Hari Raya (THR) bagi para mualaf.
Seorang perwakilan tim menyatakan, meski perjalanan berat, antusiasme warga saat menerima bantuan menjadi motivasi tersendiri.
“Melihat kebahagiaan masyarakat di pelosok membuat kami semangat untuk terus bergerak,” ujarnya, Kamis (2/4/2026).
Distribusi Bantuan di Dusun Tiop
Pada 14 Maret 2026, tim melanjutkan distribusi ke Dusun Tiop. Bantuan berupa paket pangan dan perlengkapan shalat kembali diberikan. Program ini menekankan penguatan ketahanan pangan sekaligus mendukung masyarakat agar bisa menjalankan ibadah Ramadhan dengan lebih khusyuk.
Meskipun kondisi geografis menantang, termasuk melewati ombak dan sungai dengan perahu kecil, hal itu tidak menyurutkan semangat para relawan.
Tuapejat Menjadi Titik Akhir
Rangkaian kegiatan ditutup di Tuapejat pada 18 Maret 2026. Bantuan yang sama kembali disalurkan, terutama untuk para mualaf, guna memastikan mereka tetap merasakan kebersamaan dan sukacita selama Ramadhan.
Perwakilan LAZ Alumni FK UNAND menekankan, misi ini bukan hanya soal distribusi bantuan, tetapi juga memperkuat rasa persaudaraan.
“Kami ingin saudara-saudara di pelosok tetap merasa diperhatikan dan tidak sendirian,” ujarnya.
Dukungan Donatur
Program Perahu Ramadhan dapat terlaksana berkat kontribusi donatur yang menyalurkan bantuan melalui LAZ Alumni FK UNAND. Lembaga mengapresiasi kepercayaan ini, dan seluruh bantuan telah tersalurkan dalam bentuk sembako, perlengkapan ibadah, serta bantuan tunai.
“Setiap bantuan yang diberikan turut meringankan beban masyarakat Mentawai, dan kami berharap menjadi amal jariyah bagi para donatur,” kata perwakilan lembaga.
Melalui inisiatif ini, LAZ Alumni FK UNAND memastikan bantuan kemanusiaan bisa sampai ke wilayah terpencil, sehingga manfaatnya dirasakan merata oleh masyarakat.(des*)












