Padang  

Edukasi Transportasi KAI, Menumbuhkan Cinta Anak Terhadap Transportasi Publik

KAI Sumbar Ajak Anak TK Belajar Transportasi Publik.
KAI Sumbar Ajak Anak TK Belajar Transportasi Publik.

Padang – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat menggelar kegiatan edukatif bertajuk “Edukasi Transportasi Kereta Api” untuk anak-anak Taman Kanak-kanak, berlangsung di Stasiun Padang, Kamis (29/1/2026).

Acara ini diikuti 54 siswa dari TK Bina Karakter dan Bhayangkari Pariaman. Anak-anak mendapat kesempatan langsung untuk mengenal dunia perkeretaapian, sekaligus memahami peran kereta api sebagai moda transportasi publik yang aman, nyaman, dan ramah lingkungan.

Selama kegiatan, para peserta diperkenalkan dengan beragam profesi petugas KAI, fasilitas stasiun, tata cara pemesanan tiket, prosedur naik kereta, hingga praktik langsung menaiki kereta api. Penyampaian materi dilakukan secara interaktif agar mudah dipahami dan memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan.

Tidak hanya di stasiun, KAI Divre II Sumatera Barat juga mengadakan perjalanan wisata edukatif menggunakan KA Pariaman Ekspres dengan rute Stasiun Pariaman–Stasiun Padang (PP), sehingga anak-anak bisa merasakan pengalaman nyata bepergian dengan kereta api.

Kepala Humas KAI Divre II Sumatera Barat, Reza Shahab, mengatakan kegiatan ini bertujuan untuk mengenalkan transportasi publik sejak usia dini melalui pendekatan belajar yang aplikatif.

Baca Juga  Pentingnya Edukasi Obat oleh Apoteker di Masyarakat

“Anak-anak tidak hanya belajar tentang profesi petugas KAI dan sistem perkeretaapian di Sumatera Barat, tetapi juga memahami langsung proses perjalanan kereta api. Sebagai bentuk apresiasi, peserta mendapat souvenir dari KAI,” jelas Reza.

KAI Divre II Sumatera Barat membuka kesempatan bagi masyarakat maupun lembaga pendidikan yang ingin mengajukan perjalanan rombongan KA Lokal beserta kegiatan edukasi transportasi. Adapun ketentuan pengajuan sebagai berikut:

Minimal jumlah rombongan 20 orang.

Surat permohonan diajukan mulai 14 hari hingga maksimal 8 hari sebelum keberangkatan.

Surat permohonan memuat: nama rombongan, nama perwakilan dan nomor HP, jumlah anggota, daftar nama dan NIK, jadwal keberangkatan, dan relasi perjalanan.

Tiket wajib bagi penumpang berusia 3 tahun ke atas dan harus disertai NIK. Anak di bawah 3 tahun yang ingin duduk sendiri juga wajib memiliki tiket.

Pembayaran dilakukan melalui nomor virtual account, dan berita acara kesepakatan dibuat setelah pembayaran lunas.

Pembatalan, perubahan jadwal, pengembalian biaya, atau perubahan jumlah penumpang tidak diperkenankan setelah pembayaran.

Baca Juga  GAIA Dental Clinic Perkenalkan Konsep Sehat Menyeluruh lewat Yoga dan Edukasi Gigi

Rombongan harus hadir minimal 30 menit sebelum keberangkatan, dan petugas loket akan menghubungi perwakilan rombongan saat tiket selesai dicetak.

Seluruh peserta wajib mematuhi peraturan PT KAI (Persero).

Melalui kegiatan ini, KAI Divre II Sumatera Barat berharap anak-anak dapat menumbuhkan rasa cinta terhadap transportasi publik serta memahami pentingnya peran kereta api dalam mendukung mobilitas masyarakat yang aman, efisien, dan berkelanjutan.

“Kami berharap pengalaman ini menjadi momen berharga bagi anak-anak dan menumbuhkan kebiasaan positif dalam menggunakan transportasi publik hingga dewasa,” tutup Reza.(des*)