Gubernur Sumbar Dorong Semangat Bangkit Warga Terdampak Banjir Bandang

Gubernur Sumbar tinjau pemasangan pipanisasi air bersih.
Gubernur Sumbar tinjau pemasangan pipanisasi air bersih.

Tanah DatarGubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, secara langsung memantau proses pemasangan pipanisasi air bersih untuk masyarakat terdampak banjir bandang di Jorong Muaro Ambius, Nagari Guguak Malalo, Kecamatan Batipuah Selatan, Kabupaten Tanah Datar, Sabtu (17/1/2026).

Banjir bandang yang melanda wilayah tersebut pada akhir November 2025 lalu menyebabkan kerusakan pada sejumlah rumah warga serta fasilitas penyediaan air bersih. Kehadiran Gubernur Mahyeldi di lokasi menjadi wujud dukungan moral sekaligus mendorong semangat gotong royong dalam percepatan pemulihan pascabencana.

Program pipanisasi ini difasilitasi oleh Badan Pengelola Wakaf Rangkiang Peduli Negeri (RPN). Gubernur Mahyeldi menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang terlibat dalam membantu pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat pascabencana.

“Pemulihan pascabencana di Sumatera Barat bisa berjalan lebih cepat berkat kebersamaan ini. Bantuan tidak hanya datang dari pemerintah, tetapi juga dari berbagai lembaga dan masyarakat. Inilah kekuatan gotong royong yang harus terus kita pelihara,” ujar Gubernur Mahyeldi.

Ketua RPN Sumbar, Zeng Welf, menambahkan bahwa total donasi yang berhasil dihimpun untuk membantu wilayah terdampak bencana mencapai sekitar Rp1,5 miliar. Sebagian dana tersebut digunakan untuk penyediaan pipanisasi air bersih di Jorong Muaro Ambius.

Pengerjaan pipanisasi melibatkan relawan dan masyarakat setempat secara bergotong royong. Seluruh pipa yang dipasang merupakan hasil wakaf para wakif yang dikoordinasikan melalui Lazisku dan Lazismu, kemudian dipercayakan kepada RPN untuk pelaksanaan di lapangan.

“Alhamdulillah, hingga saat ini sekitar 50 lembaga NGO dari luar Sumatera Barat telah menyalurkan donasi melalui RPN. Total donasi yang terkumpul kurang lebih Rp1,5 miliar,” jelas Zeng Welf.

Perwakilan masyarakat setempat, Jon Simamora (53), menyampaikan rasa syukur atas bantuan tersebut. Menurutnya, ketersediaan air bersih merupakan kebutuhan paling mendesak bagi warga pascabencana.

“Kami mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada RPN, para donatur, dan Bapak Gubernur Buya Mahyeldi yang hadir langsung di tengah masyarakat. Kehadiran beliau memacu semangat kami untuk bangkit dan membangun kembali kehidupan,” ujarnya.

Kegiatan ini juga dihadiri Kepala Dinas BMCKTR Sumbar Armi, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Sumbar Syefdinon, Kepala Biro Adpim Setdaprov Sumbar Nolly Eka Mardianto, Anggota DPRD Provinsi Sumbar Jamal, serta sejumlah mahasiswa KKN Universitas Negeri Padang (UNP).(des*)