Pascabencana, Padang Pariaman Dapat 12 Paket SPAM Senilai Hingga Rp500 Miliar

Normalisasi SPAM, Padang Pariaman dapat kucuran awal Rp204 Miliar dari Kementerian PU.
Normalisasi SPAM, Padang Pariaman dapat kucuran awal Rp204 Miliar dari Kementerian PU.

Padang Pariaman – Bupati Padang Pariaman, John Kenedy Azis (JKA), mengungkapkan bahwa Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Direktorat Jenderal Cipta Karya telah mengucurkan dana tahap awal sebesar Rp204 miliar untuk mempercepat pemulihan layanan air bersih di wilayahnya.

Dana tersebut difokuskan untuk normalisasi lima Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) prioritas, yaitu SPAM Salisikan, Lubuk Lonsong Batang Anai, Lubuk Bonta, Batang Gasan, dan Sungai Limau.

“Tahap awal ini merupakan bagian dari pengembangan 12 SPAM di Kabupaten Padang Pariaman. Fokus kami terlebih dahulu pada daerah yang terdampak paling parah agar pasokan air bersih dapat segera pulih,” ujar JKA saat menerima kunjungan Direktur Jenderal Cipta Karya, Dewi Chomistriana, di Korong Asam Pulau, Nagari Anduriang, Kecamatan 2×11 Kayu Tanam, Jumat (16/1/2026).

Bupati JKA menambahkan, sesuai penjelasan Dirjen Cipta Karya, ditargetkan sebelum Lebaran atau pertengahan Ramadan, pasokan air bersih sudah dapat mengalir kembali ke masyarakat, khususnya di wilayah prioritas.

Pekerjaan normalisasi dan penguatan jaringan SPAM dilakukan dalam dua tahap. Tahap pertama senilai Rp204 miliar dilaksanakan oleh PT Pembangunan Perumahan (Persero), sedangkan tahap kedua yang direncanakan akhir 2026, akan menelan total anggaran hingga Rp500 miliar.

Direktur PDAM Padang Pariaman, Aznil Mardin, menjelaskan bahwa program ini merupakan bagian dari upaya optimalisasi sistem jaringan air bersih secara menyeluruh untuk wilayah yang terdampak bencana.

“Padang Pariaman mendapatkan 12 paket pekerjaan Instalasi Pengolahan Air (IPA) yang dibagi dalam dua tahap. Tahap awal diperkirakan selesai dalam 6–8 bulan, sementara tahap lanjutan ditargetkan rampung pada 2027,” ungkap Aznil, dikutip dari padangpariamankab.go.id.

Ia juga menekankan perhatian khusus pada kawasan Lubuk Alung, di mana pasokan air bersih ditargetkan sudah mengalir sebelum Lebaran sebagai bentuk komitmen pemerintah memenuhi kebutuhan mendesak masyarakat.

Kunjungan Dewi Chomistriana ke Padang Pariaman bertujuan untuk meninjau secara langsung progres normalisasi dan penguatan SPAM pascabencana hidrometeorologi yang melanda daerah tersebut beberapa waktu lalu.(des*)