Padang Pariaman, Empat Kebakaran Beruntun dalam Sepekan, Dua Korban Tewas

Kebakaran di Padang Pariaman yang menyebabkan 2 orang meninggal.
Kebakaran di Padang Pariaman yang menyebabkan 2 orang meninggal.

Padang Pariaman, fativa.id – Gelombang kebakaran yang terjadi berturut-turut di Kabupaten Padang Pariaman sepanjang sepekan terakhir menjadi perhatian serius pemerintah daerah. Dalam rentang beberapa hari, empat peristiwa kebakaran melanda lokasi berbeda, menewaskan dua orang dan mengakibatkan kerugian materi yang diperkirakan mencapai sedikitnya Rp3,6 miliar.

Musibah tersebut terjadi di kawasan Pasar Kayu Tanam, Pondok Pesantren Bustanul Yaqin, sebuah rumah warga di Nagari Sungai Buluah Utara, serta kebakaran kendaraan bermotor di Nagari Sintuak. Rentetan kejadian itu memicu kekhawatiran masyarakat karena terjadi dalam waktu yang hampir bersamaan.

Kepala Dinas Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP dan Damkar) Padang Pariaman, Rifki Monrizal, mengatakan pemerintah daerah telah menginstruksikan peningkatan kesiapsiagaan seluruh personel pemadam kebakaran. Selain itu, edukasi kepada masyarakat juga terus diperkuat agar potensi kebakaran dapat dicegah sejak dini.

Menurut Rifki, insiden paling besar terjadi di Pasar Kayu Tanam pada Rabu (22/7). Sedikitnya 15 kios milik pedagang hangus dilalap api. Nilai kerugian akibat kebakaran tersebut diperkirakan mencapai sekitar Rp2,5 miliar. Sejumlah saksi mengaku sempat mendengar suara ledakan sebelum api membesar dan dengan cepat menghanguskan bangunan di sekitarnya.

Baca Juga  Dicabik-cabik Babi Hutan, Dua Warga Sungai Geringging Dilarikan ke Rumah Sakit

Keesokan harinya, api kembali mengamuk di Pondok Pesantren Bustanul Yaqin yang berada di Nagari Pungguang Kasiak, Kecamatan Lubuak Aluang. Kebakaran menyebabkan sebagian bangunan pesantren mengalami kerusakan cukup parah dengan estimasi kerugian sekitar Rp600 juta.

Duka mendalam terjadi pada Jumat (24/7) ketika kobaran api melahap sebuah rumah di Nagari Sungai Buluah Utara, Kecamatan Batang Anai. Dua penghuni rumah tidak sempat menyelamatkan diri dan ditemukan meninggal dunia. Selain merenggut korban jiwa, kebakaran tersebut juga mengakibatkan kerugian sekitar Rp500 juta. Pada hari yang sama, satu unit sepeda motor juga hangus terbakar di Nagari Sintuak, Kecamatan Sintuak Toboh Gadang.

Dalam seluruh operasi pemadaman, armada Damkar Padang Pariaman dibantu kendaraan pemadam dari sejumlah kabupaten dan kota di sekitar wilayah tersebut. Kerja sama lintas daerah dilakukan untuk mempercepat penanganan mengingat beberapa lokasi memiliki tingkat kesulitan yang cukup tinggi.

Baca Juga  Muhibuddin Tegaskan Pentingnya Kebersamaan Bangun Sumatera Barat

Hingga kini, penyebab pasti dari masing-masing kebakaran masih didalami aparat kepolisian bersama instansi terkait. Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman mengimbau masyarakat untuk lebih waspada, rutin memeriksa instalasi listrik, memastikan kompor dan tabung gas dalam kondisi aman, serta segera melapor apabila melihat tanda-tanda kebakaran agar kejadian serupa tidak kembali menelan korban.(*)