4 Tempat Wisata Unik di Dunia Melarang Penggunaan Handphone bagi Para Turis

4 Tempat Wisata Unik di Dunia
4 Tempat Wisata Unik di Dunia

Terdapat – 4 tempat wisata unik di dunia yang mengeluarkan kebijakan melarang keras penggunaan handphone bagi para turis. Kebijakan ini bertujuan untuk menjaga latar belakang sejarah, keamanan, dan kenyamanan di tempat wisata tersebut. Dalam upaya untuk memastikan pengalaman yang autentik, para turis diperkenankan menikmati keindahan tempat wisata tanpa mengabadikan momen menggunakan perangkat handphone.

  1. Taman Nasional Yala di Sri Lanka menerapkan larangan penggunaan ponsel sejak tahun 2015. Larangan ini dipicu oleh kekhawatiran mengenai tabrakan antara hewan dan kendaraan akibat pengemudi yang terlalu fokus menggunakan handphone. Selain itu, frekuensi dan suara ponsel juga dapat mengganggu satwa di taman nasional ini.
  2. Rijksmuseum Amsterdam, Belanda, telah melarang pengunjung untuk menggunakan handphone dan kamera. Kebijakan ini diambil untuk memastikan bahwa para pengunjung benar-benar dapat menghargai dan mengamati karya seni yang ada di museum tersebut. Sebagai alternatif, pengunjung disarankan menggunakan buku sketsa untuk mengabadikan karya seni yang mereka sukai.
  3. di Kota Vatikan, Italia, terdapat Kapel Sistina yang terkenal dengan kekayaan seninya. Namun, para turis tidak diizinkan mengambil foto atau merekam video di dalam kapel ini. Hal ini disebabkan oleh kekhawatiran bahwa kilatan cahaya dari perangkat handphone atau kamera dapat merusak karya seni yang berharga.
  4. sebuah resort di Karibia, Elite Islands Resorts, memberlakukan larangan penggunaan handphone di sekitar pantai mereka. Resort ini ingin memastikan para pengunjung dapat sepenuhnya menikmati pemandangan yang indah tanpa gangguan dari perangkat elektronik. Larangan ini berlaku dalam radius setengah mil dari pantai utama resort tersebut.
Baca Juga  BOM Run 2026 Angkat Wisata dan Kuliner Padang Lewat Konsep “Jelajah Padang”

Keempat tempat wisata ini memiliki alasan masing-masing untuk melarang penggunaan handphone. Dengan mengikuti kebijakan ini, para turis diharapkan dapat lebih fokus dan benar-benar menikmati pengalaman yang disajikan oleh tempat-tempat tersebut.(by)