Jakarta — Perubahan besar kembali terjadi di jajaran pimpinan Apple. Phil Schiller, sosok yang selama ini memimpin App Store, dikabarkan telah meninggalkan posisi tersebut setelah puluhan tahun berkarier di perusahaan teknologi asal Cupertino itu.
Kabar tersebut muncul bersamaan dengan perubahan kepemimpinan Apple setelah Tim Cook disebut mundur dari posisi CEO. Bloomberg melaporkan pada Senin (31/8) bahwa Schiller telah mengakhiri tugasnya sebagai pemimpin App Store.
Schiller tercatat telah bergabung dengan Apple sejak 1987. Meski tidak lagi menangani App Store sebagai pimpinan, ia tidak sepenuhnya meninggalkan perusahaan.
Apple memberikan posisi Apple Fellow kepada Schiller. Jabatan tersebut biasanya diberikan kepada individu yang dinilai memiliki kontribusi penting terhadap perusahaan, baik dalam aspek teknis maupun kepemimpinan.
Di lingkungan Apple, posisi Apple Fellow kerap dipandang sebagai salah satu tahapan menjelang masa pensiun bagi karyawan senior. Namun, Apple belum mengungkap secara rinci tanggung jawab Schiller setelah berpindah ke posisi tersebut.
Perjalanan Schiller di App Store
Schiller mulai mengambil alih kepemimpinan App Store pada 2015 setelah sempat meninggalkan aktivitas karier selama sekitar empat tahun. Selama memimpin layanan tersebut, ia menghadapi berbagai tantangan, termasuk perseteruan hukum Apple dengan Epic Games.
Pada 2020, Epic Games menggugat Apple dengan tuduhan praktik monopoli terkait sistem pembayaran dan distribusi aplikasi melalui App Store. Perselisihan tersebut kemudian bergulir menjadi salah satu perkara hukum besar yang melibatkan ekosistem aplikasi Apple.
Dalam perkara tersebut, sebagian besar tuduhan Epic Games terhadap Apple tidak diterima, sehingga Apple secara umum keluar sebagai pihak yang lebih diuntungkan dari sengketa tersebut.
Setelah Schiller tidak lagi mengurusi operasional harian App Store, Apple dikabarkan menyiapkan Carson Oliver untuk mengambil alih pekerjaan tersebut.
Oliver telah bekerja di Apple selama 14 tahun dan mempunyai pengalaman dalam pengelolaan App Store sejak layanan tersebut mulai dikembangkan. Ia akan menangani berbagai aktivitas operasional sehari-hari platform tersebut.
App Store Masuk Divisi Layanan
Selain pergantian figur yang mengelola App Store, struktur organisasi layanan tersebut juga mengalami perubahan.
Apple berencana memindahkan App Store dari bawah departemen pemasaran ke divisi layanan. Divisi tersebut berada di bawah kendali Eddy Cue.
Perubahan tersebut menjadi bagian dari penataan organisasi Apple di tengah banyaknya pergantian pejabat senior dalam beberapa waktu terakhir.
Sebelumnya, Jeff Williams, yang menjabat sebagai direktur operasional Apple, telah mengumumkan rencana pensiun pada Desember setelah menghabiskan 27 tahun di perusahaan.
Pergantian juga terjadi pada posisi Wakil Presiden Environment, Policy and Social Initiatives serta penasihat umum Apple, Kate Adams. Keduanya disebut akan pensiun pada Desember.
Sementara itu, pada Oktober, Jennifer Bailye yang memimpin Apple Pay dikabarkan meninggalkan posisinya setelah sekitar dua dekade bekerja di Apple.
Perubahan personel juga terjadi di lini produk. Paul Meade, yang sebelumnya menjabat sebagai wakil presiden produk untuk perangkat headset Vision Pro, disebut bergabung dengan OpenAI pada Juni. Kepergiannya turut diikuti keluarnya sekitar 100 karyawan dari divisi tersebut hingga dua pekan lalu.
Dengan John Ternus sebagai CEO Apple yang baru, perusahaan menghadapi pekerjaan besar untuk mengisi sejumlah posisi strategis yang kosong sekaligus membentuk kembali susunan kepemimpinan di berbagai divisi.(BY)












