Tekno  

Uji Coba Nothing Ear (3a), Suara Nyaris Flagship, tapi ANC Masih Jadi Catatan

Nothing Ear (3a).
Nothing Ear (3a).

JakartaProdusen perangkat teknologi asal Inggris, Nothing, resmi menghadirkan TWS terbaru, Nothing Ear (3a), ke pasar Indonesia. Perangkat audio nirkabel ini dipasarkan di kisaran harga Rp1,6 jutaan dan menawarkan kombinasi desain transparan yang khas serta fitur Audio Snapshot, kemampuan merekam suara yang masih jarang ditemui pada TWS di kelas menengah.

Desain Transparan yang Menjadi Identitas

Salah satu daya tarik utama Nothing Ear (3a) terletak pada tampilannya. Casing transparan berbentuk kotak memperlihatkan kedua earbuds di dalamnya, lengkap dengan indikator baterai yang menampilkan sisa daya maupun proses pengisian.

Nothing juga menghadirkan pilihan warna yang lebih berani, seperti kuning dan merah muda (pink), selain varian hitam bagi pengguna yang menginginkan tampilan lebih sederhana.

Meski ukuran casing sedikit lebih besar dibandingkan sebagian besar TWS lain di kelasnya, perbedaannya tidak terlalu mengganggu saat dibawa bepergian.

Earbuds dirancang dengan bentuk ergonomis sehingga nyaman dipakai dalam waktu lama. Paket penjualannya juga menyertakan beberapa ukuran eartips agar pengguna dapat menyesuaikan dengan bentuk telinga masing-masing.

Kualitas Audio Nyaris Setara Kelas Premium

Nothing Ear (3a) dibekali driver berukuran 12 mm yang mampu menghasilkan audio beresolusi tinggi (Hi-Res). Karakter suaranya menawarkan vokal yang jernih, detail instrumen yang baik, serta bass yang terasa kuat tanpa mendominasi keseluruhan suara.

Secara keseluruhan, performa audio TWS ini mampu bersaing dengan sejumlah perangkat yang berada di kelas harga lebih tinggi.

Pengguna juga dapat mengaktifkan fitur Static Spatial Audio melalui aplikasi Nothing X untuk menghadirkan pengalaman mendengarkan yang lebih imersif.

Mikrofon Jernih Berkat Dukungan AI

Untuk kebutuhan panggilan suara, Nothing Ear (3a) mengandalkan tiga mikrofon pada masing-masing earbuds.

Teknologi kecerdasan buatan yang dikembangkan Nothing diklaim telah dilatih menggunakan jutaan skenario suara sehingga mampu memisahkan percakapan pengguna dari gangguan lingkungan, seperti suara kendaraan, hembusan angin, hingga aktivitas konstruksi.

Baca Juga  Dukungan Penuh Orangtua untuk Timnas Indonesia U-17, Meski Ada Catatan untuk Evan

Dalam penggunaan sehari-hari, kualitas suara saat menelepon tetap terdengar jelas meskipun dilakukan di area dengan tingkat kebisingan yang cukup tinggi.

ANC Masih Belum Maksimal

Perangkat ini telah dibekali fitur Active Noise Cancellation (ANC) dengan kemampuan meredam kebisingan hingga 45 dB.

Meski cukup membantu mengurangi suara dari lingkungan sekitar, performanya belum menjadi yang terbaik di kelasnya. Saat digunakan di transportasi umum seperti kereta, sebagian suara dari luar masih terdengar sehingga pengalaman mendengarkan musik belum sepenuhnya bebas gangguan.

Sebagai pelengkap, tersedia pula Transparency Mode yang memungkinkan pengguna tetap mendengar suara sekitar tanpa harus melepas earbuds.

Audio Snapshot Jadi Nilai Jual Utama

Fitur paling menarik pada Nothing Ear (3a) adalah Audio Snapshot. Melalui fitur ini, pengguna dapat merekam suara atau percakapan hingga 60 detik, termasuk menangkap audio beberapa saat sebelum maupun setelah tombol perekaman diaktifkan.

Seluruh hasil rekaman disimpan dalam memori internal berkapasitas 32 GB dan dapat diakses melalui aplikasi Nothing X.

Selain itu, rekaman dapat diubah menjadi teks menggunakan bantuan AI. Nothing menyediakan masa uji coba layanan premium selama tiga bulan bagi pengguna baru sebelum fitur transkripsi lanjutan beralih ke sistem berlangganan.

Kontrol Mudah Lewat Sentuhan

Pengoperasian Nothing Ear (3a) menggunakan gestur menjepit (pinch) pada batang earbuds.

Melalui kontrol tersebut, pengguna dapat memutar atau menghentikan musik, mengaktifkan ANC, hingga menjalankan Audio Snapshot. Semua fungsi tombol dapat disesuaikan melalui aplikasi Nothing X, termasuk pengaturan volume dan equalizer sesuai preferensi masing-masing.

Daya Tahan Baterai

Nothing mengklaim Ear (3a) mampu memutar musik hingga enam jam dalam sekali pengisian saat ANC aktif. Jika dipadukan dengan casing pengisi daya, total waktu penggunaan dapat mencapai sekitar 42 jam.

Baca Juga  Rekor Dunia! Realme GT 7 Tembus 24 Jam Maraton Nonton Film di Satu Kali Cas

Untuk kebutuhan panggilan telepon, earbuds ini sanggup digunakan sekitar 4,5 jam dengan ANC aktif dan hingga enam jam tanpa ANC. Bersama casing, total waktu berbicara diklaim mencapai 25 jam.

Perangkat ini juga telah mengantongi sertifikasi IP54, sehingga tahan terhadap debu dan cipratan air dalam penggunaan sehari-hari.

Kesimpulan

Nothing Ear (3a) menawarkan paket yang menarik di segmen TWS kelas menengah. Kualitas audio yang impresif, desain transparan yang unik, serta fitur Audio Snapshot menjadi keunggulan yang sulit ditemukan pada kompetitor di rentang harga serupa.

Namun, kemampuan Active Noise Cancellation masih menjadi titik yang perlu ditingkatkan karena belum mampu meredam suara bising secara maksimal dibandingkan beberapa pesaingnya.

Bagi pengguna yang lebih mengutamakan kualitas suara, desain berbeda, serta fitur perekaman inovatif dibanding kemampuan ANC, Nothing Ear (3a) layak dipertimbangkan sebagai salah satu pilihan terbaik di kisaran harga Rp1 jutaan.

Kelebihan:

Audio jernih dengan karakter bass yang kuat.
Desain transparan yang unik dengan pilihan warna menarik.
Fitur Audio Snapshot menjadi pembeda di kelasnya.
Aplikasi Nothing X menyediakan pengaturan audio yang lengkap.

Kekurangan:

Performa Active Noise Cancellation masih tergolong standar dan belum menjadi yang terbaik di kelasnya.(BY)