Jakarta — Perusahaan robotika AiMOGA Robotics yang merupakan bagian dari Chery Group mulai menjajaki kerja sama dengan perguruan tinggi di Indonesia untuk mendorong pengembangan teknologi embodied intelligence. Peluang kolaborasi tersebut diperkenalkan dalam ajang Indonesia-China Education-Industry Collaboration Summit 2026.
Dalam forum itu, AiMOGA menampilkan Argos, robot berkaki empat (quadruped) yang menjadi salah satu produk perusahaan dalam pengembangan teknologi robotika berbasis kecerdasan buatan.
Indonesia-China Education-Industry Collaboration Summit 2026 diikuti sekitar 200 peserta yang mewakili hampir 100 perguruan tinggi di Indonesia. Selain itu, terdapat lebih dari 20 perusahaan dari China yang turut ambil bagian dalam agenda tersebut.
Pertemuan tersebut menjadi wadah bagi institusi pendidikan tinggi Indonesia dan perusahaan China untuk membahas peluang kerja sama di berbagai bidang, mulai dari inovasi dan penelitian hingga pengembangan sumber daya manusia serta kebutuhan dunia kerja.
Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Profesor Stella Christie, menyampaikan bahwa penguatan hubungan Indonesia dan China juga perlu didukung melalui kerja sama di sektor pendidikan, penelitian, serta peningkatan kapasitas talenta.
Menurutnya, perkembangan kecerdasan buatan atau AI kini turut memainkan peran dalam mendorong pertumbuhan ekonomi di berbagai negara.
Dalam kesempatan yang sama, AiMOGA memperkenalkan Argos kepada para peserta sebagai contoh penerapan teknologi embodied intelligence. Para mahasiswa dan perwakilan perguruan tinggi bahkan dapat mencoba berinteraksi langsung dengan robot tersebut menggunakan instruksi suara.
Direktur AiMOGA Indonesia, Yuri Yin, mengatakan kehadiran Argos dalam forum tersebut merupakan bagian dari upaya perusahaan memperkenalkan teknologi robotika sekaligus melihat kemungkinan pemanfaatannya dalam kehidupan nyata, termasuk untuk kebutuhan pendidikan.
Ia menilai perguruan tinggi mempunyai posisi strategis dalam perkembangan teknologi embodied intelligence. Kampus, kata Yuri, tidak hanya menjadi tempat untuk mengenalkan teknologi baru, tetapi juga dapat menjadi pusat penelitian, pengembangan keahlian, serta pengujian berbagai penerapan teknologi.
“Melalui forum ini, kami ingin membuka lebih banyak ruang kolaborasi dengan perguruan tinggi di Indonesia agar mahasiswa dan akademisi dapat mengenal, mempelajari, dan mengeksplorasi teknologi ini secara langsung,” ujar Yuri.
Demonstrasi Argos juga dimanfaatkan AiMOGA untuk berdiskusi dengan kalangan akademisi dan perguruan tinggi mengenai perkembangan embodied intelligence serta kemungkinan penerapannya pada berbagai bidang.
Yuri menambahkan, AiMOGA melihat forum tersebut sebagai kesempatan untuk membangun hubungan yang lebih luas dengan perguruan tinggi Indonesia, khususnya dalam aspek pendidikan, penelitian dan pengembangan talenta.
Bentuk kerja sama yang dijajaki cukup beragam. Mulai dari kegiatan pengenalan teknologi dan pendidikan, penelitian bersama, hingga pengembangan sumber daya manusia yang memiliki kompetensi di bidang robotika dan kecerdasan buatan.
“AiMOGA terbuka untuk menjajaki berbagai bentuk kolaborasi dengan perguruan tinggi di Indonesia, mulai dari kegiatan pendidikan dan pengenalan teknologi, kolaborasi riset, hingga pengembangan talenta di bidang robotika dan kecerdasan buatan,” katanya.
Ia mengatakan perusahaan juga melihat peluang untuk mengembangkan penelitian bersama terkait pemanfaatan embodied intelligence dalam berbagai kebutuhan dan kondisi di dunia nyata.
Argos sendiri merupakan robot berkaki empat yang dikembangkan AiMOGA. Robot tersebut dibekali kemampuan mengikuti pengguna secara mandiri dan menerima instruksi melalui suara.
Kehadiran Argos dalam Indonesia-China Education-Industry Collaboration Summit 2026 menjadi bagian dari langkah AiMOGA memperkenalkan perkembangan teknologi robotika kepada masyarakat, kalangan akademisi, serta sektor industri di Indonesia.
Lewat forum tersebut, perusahaan berharap komunikasi dengan perguruan tinggi Indonesia mengenai perkembangan embodied intelligence dapat semakin terbuka. AiMOGA juga membuka peluang membangun kerja sama berkelanjutan di bidang pendidikan, penelitian, pengembangan talenta, dan penerapan teknologi robotika.
Sebelumnya, AiMOGA juga telah menghadirkan AiMOGA Experience Store pertama di Jakarta. Fasilitas tersebut menjadi tempat bagi masyarakat dan pelaku industri untuk melihat secara langsung teknologi robotika perusahaan, termasuk robot humanoid Mornine dan robot berkaki empat Argos.(BY)












