Padang, fativa.id – Laga perempat final Piala Dunia 2026 akan mempertemukan dua kekuatan sepak bola Eropa, Spanyol dan Belgia, di Stadion Los Angeles, Sabtu (11/7/2026) dini hari WIB. Pertandingan ini bukan sekadar perebutan tiket ke semifinal, tetapi juga menjadi ajang pembuktian bagi Belgia untuk memutus rekor buruk saat menghadapi La Roja.
Secara historis, Spanyol memiliki catatan yang jauh lebih meyakinkan. Dari lebih dari dua dekade terakhir, La Roja nyaris selalu tampil dominan setiap kali berjumpa Belgia. Rekor tersebut menjadi modal berharga bagi skuad asuhan Luis de la Fuente untuk melanjutkan langkah mereka di turnamen.
Sepanjang sejarah pertemuan kedua tim, Spanyol telah membukukan 12 kemenangan dari 22 laga. Belgia hanya mampu meraih lima kemenangan, sementara lima pertandingan lainnya berakhir imbang. Statistik itu menunjukkan La Roja lebih sering mengendalikan duel dibandingkan rivalnya.
Dominasi Spanyol semakin terasa dalam era sepak bola modern. Belgia belum pernah lagi mengalahkan La Roja sejak kemenangan dramatis melalui adu penalti di perempat final Piala Dunia 1986. Sejak saat itu, setiap pertemuan lebih banyak berpihak kepada tim Matador.
Salah satu kemenangan paling berkesan Spanyol terjadi pada laga persahabatan tahun 2016 di Brussel. Ketika itu, David Silva tampil gemilang dengan mencetak dua gol yang membawa timnya menang 2-0 atas Belgia yang diperkuat sejumlah pemain bintang.
Bahkan, pada pertemuan tahun 2009, Belgia harus menerima kekalahan telak 0-5. Hasil tersebut masih menjadi salah satu kekalahan terbesar mereka saat menghadapi Spanyol.
Meski demikian, Belgia tetap memiliki alasan untuk optimistis. Tim berjuluk Setan Merah itu menunjukkan karakter kuat sepanjang Piala Dunia 2026. Mereka berhasil melewati fase-fase sulit dan membuktikan mampu bersaing dengan tim-tim papan atas meski jalannya tidak semulus Spanyol.
Sementara itu, La Roja tampil luar biasa sejak awal turnamen. Selain belum tersentuh kekalahan, lini pertahanan mereka juga tampil sangat disiplin dengan belum sekali pun kebobolan hingga mencapai babak delapan besar. Konsistensi inilah yang membuat Spanyol menjadi salah satu kandidat kuat juara.
Pertandingan nanti diperkirakan berlangsung terbuka. Spanyol akan mengandalkan permainan kolektif, penguasaan bola, dan disiplin organisasi tim, sedangkan Belgia diprediksi mengandalkan pengalaman para pemain senior serta efektivitas serangan balik untuk mencuri kemenangan.
Pemenang laga ini akan melangkah ke semifinal dan berhadapan dengan Prancis. Karena itu, duel Spanyol kontra Belgia dipastikan berlangsung dengan tensi tinggi. Di atas kertas Spanyol memang lebih diunggulkan, namun Belgia datang dengan misi besar mengakhiri penantian panjang mereka untuk kembali menaklukkan La Roja di ajang bergengsi dunia.(*)












