Distribusi BBM Dioptimalkan, Pertamina Imbau Masyarakat Tidak Lakukan Panic Buying

Kondisi pasokan BBM di Terminal BBM Pertamina tersedia dan mencukupi.
Kondisi pasokan BBM di Terminal BBM Pertamina tersedia dan mencukupi.

JakartaPertamina Patra Niaga menegaskan komitmennya dalam menjaga ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) bagi masyarakat dengan terus mengoptimalkan proses distribusi ke berbagai daerah di Indonesia. Saat ini, stok BBM di seluruh Terminal BBM Pertamina dipastikan berada dalam kondisi aman dan mencukupi kebutuhan nasional.

Vice President Corporate Communication Pertamina Patra Niaga, Kitty Andhora, menyampaikan bahwa perusahaan melakukan pemantauan terhadap kondisi stok dan penyaluran BBM secara real time di seluruh wilayah operasional.

Menurutnya, ketersediaan pasokan secara nasional masih terjaga dengan baik. Pertamina juga terus mengupayakan distribusi berjalan optimal agar kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi.

Terkait munculnya antrean di sejumlah SPBU, Kitty menjelaskan bahwa kondisi tersebut bukan disebabkan oleh kekurangan stok BBM. Ia menegaskan volume distribusi yang telah disalurkan, baik untuk produk gasoline maupun gasoil, bahkan berada di atas rata-rata kebutuhan normal.

Untuk mengantisipasi lonjakan permintaan di beberapa wilayah, seperti Sumatera, Jawa Timur, Kalimantan, Sulawesi, dan daerah lainnya, Pertamina Patra Niaga menerapkan sejumlah langkah operasional. Salah satunya dengan mengoperasikan Fuel Terminal selama 24 jam penuh di wilayah yang mengalami peningkatan konsumsi agar proses penerimaan, penyimpanan, hingga penyaluran BBM berlangsung tanpa hambatan.

Baca Juga  Jumlah Tiket Kereta Api Lebaran 2024 Terjual, KAI Capai 41%

Selain itu, perusahaan juga menambah jumlah armada mobil tangki di daerah dengan permintaan tinggi guna mempercepat distribusi ke SPBU. Jadwal operasional mobil tangki turut disesuaikan sehingga pengiriman dilakukan lebih awal, memungkinkan pasokan telah tersedia sebelum aktivitas masyarakat dimulai pada pagi hari.

Pertamina Patra Niaga juga bekerja sama dengan pengelola SPBU dan aparat setempat dalam mengatur akses kendaraan di area pengisian bahan bakar. Langkah ini dilakukan untuk menjaga kelancaran pelayanan kepada masyarakat sekaligus mengurangi potensi kemacetan.

Di sisi lain, perusahaan terus melakukan evaluasi terhadap pola distribusi melalui penerapan skema Reguler, Alternatif, dan Emergency (RAE) yang disesuaikan dengan kondisi masing-masing wilayah.

Baca Juga  Penarikan AS dari Perjanjian Iklim Ancam Investasi Energi Hijau Global

Pertamina turut mengajak masyarakat menggunakan BBM secara bijak sesuai kebutuhan dan membeli jenis bahan bakar sesuai peruntukannya. Masyarakat juga diimbau tidak melakukan pembelian secara berlebihan karena pasokan dan distribusi tetap berjalan normal.

“Kami akan terus mengoptimalkan penyaluran BBM, khususnya di wilayah yang mengalami peningkatan kebutuhan. Kami berharap masyarakat tetap tenang dan membeli BBM sesuai kebutuhan agar distribusi dapat berjalan lancar dan kebutuhan energi seluruh masyarakat tetap terpenuhi,” ujar Kitty.(BY)