BPBD, Tidak Ada Korban dalam Kebakaran Pabrik Sandal di Kota Tangerang, Asap dan Api Masih Ditangani

Kebakaran besar melanda sebuah pabrik sandal.
Kebakaran besar melanda sebuah pabrik sandal.

JakartaKebakaran besar melanda sebuah pabrik sandal yang berlokasi di Jalan Melati Raya, Tanah Tinggi, Kota Tangerang, Banten. Hingga sekitar lima jam setelah kejadian, api masih terus berupaya dipadamkan oleh petugas pemadam kebakaran (damkar).

Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Tangerang, Andia Suherlandia, mengatakan proses pemadaman mengalami sejumlah kendala di lapangan. Upaya pemadaman sendiri telah dimulai sejak pukul 22.45 WIB.

“Saat laporan diterima, api sudah dalam kondisi besar dan telah merambat,” ujarnya kepada wartawan, Senin (22/6/2026) dini hari.

Ia menjelaskan, terdapat beberapa titik di area pabrik yang menyulitkan proses pemadaman. Di lokasi tersebut terdapat tumpukan sandal jadi, bahan baku berupa karet padat, serta berbagai cairan kimia pendukung produksi.

Baca Juga  Banjir Kapuas Hulu: Ribuan Rumah Terdampak, Warga Mengungsi

“Ada tiga blok yang terbakar, berisi produk jadi, bahan baku karet padat, dan cairan kimia produksi. Karakteristik material tersebut membuat proses pemadaman membutuhkan waktu lebih lama,” jelasnya.

Saat ini, petugas damkar fokus mencegah api agar tidak meluas serta mengamankan area penyimpanan bahan kimia agar tidak terjadi ledakan. Selain itu, dampak asap terhadap warga sekitar juga ditangani oleh para relawan di lokasi kejadian.

“Penanganan difokuskan pada pencegahan rambatan api dan pengamanan tangki kimia berkapasitas 20.000 liter serta puluhan drum agar tidak meledak,” katanya.

“Untuk dampak asap terhadap warga, sudah dilakukan mitigasi oleh relawan Kota Tangerang,” tambahnya.

Baca Juga  PLN UID Sumbar Jaga Keandalan Listrik Selama Kunjungan Kerja Menteri

BPBD Kota Tangerang juga melaporkan hingga saat ini tidak ada korban luka maupun korban jiwa dalam peristiwa tersebut.(des*)