Padang – Wakil Gubernur Sumatera Barat, Vasko Ruseimy, secara resmi melepas keberangkatan kontingen panjat tebing Sumatera Barat yang akan mengikuti Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Panjat Tebing Kelompok Umur (KU) 2026. Ajang tingkat nasional tersebut dijadwalkan berlangsung di Jakarta pada 18–22 Juni 2026.
Prosesi pelepasan dilakukan secara daring melalui sambungan video call pada Selasa (16/6/2026). Meski tidak berada di lokasi, Vasko tetap memberikan arahan dan semangat langsung kepada para atlet serta pelatih yang tengah menjalani pemusatan latihan di Kampus II UIN Imam Bonjol, Lubuk Lintah, Kota Padang.
Acara tersebut juga dihadiri sejumlah tokoh olahraga Sumatera Barat, di antaranya Kepala Bidang Pembinaan Prestasi KONI Sumbar Henddy Adrian Luthan, Ketua Umum FPTI Sumatera Barat Muhammad Zuhrizul, serta Sekretaris Umum FPTI Sumbar Andria Azhar.
Kontingen Ranah Minang kali ini diperkuat oleh dua atlet muda, yakni Syafaad Yusuf yang turun di kategori KU 17, serta Vidi Alviano pada KU 19. Keduanya didampingi pelatih Rilki Ade Saputra dan Nofriadi Saputra dalam persiapan menuju kejuaraan tersebut.
Dalam arahannya, Vasko Ruseimy memberikan motivasi agar para atlet tampil percaya diri, disiplin, serta menjunjung tinggi sportivitas selama bertanding di Jakarta. Ia menegaskan pentingnya menjaga nama baik Sumatera Barat di tingkat nasional dan berharap seluruh atlet mampu menunjukkan performa terbaik sesuai hasil latihan yang telah dijalani.
Ia juga menekankan komitmen Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dalam mendukung pembinaan olahraga prestasi, termasuk cabang panjat tebing yang selama ini kerap mengharumkan nama daerah. Menurutnya, Kejurnas ini menjadi kesempatan penting untuk menunjukkan kualitas atlet Sumbar di level nasional.
Sementara itu, Ketua Umum FPTI Sumbar, Muhammad Zuhrizul, menyampaikan optimisme terhadap peluang timnya. Ia menilai para atlet sudah menjalani persiapan yang cukup matang dan ditargetkan mampu meraih hasil maksimal, termasuk peluang membawa pulang medali emas. Ia juga meminta dukungan masyarakat Sumatera Barat agar para atlet dapat tampil optimal.
Zuhrizul juga mengingatkan bahwa persaingan pada Kejurnas KU 2026 dipastikan berlangsung ketat, karena akan diikuti para pemanjat terbaik dari berbagai daerah, termasuk atlet pelatnas yang sudah berpengalaman di level nasional.
Di sisi lain, KONI Sumatera Barat melalui Kepala Bidang Pembinaan Prestasi Henddy Adrian Luthan memberikan apresiasi atas kesiapan atlet dan pelatih. Ia menilai semangat yang ditunjukkan kontingen cukup baik dan berharap target medali emas bisa tercapai sebagai kebanggaan daerah.
Menurutnya, keikutsertaan dalam ajang nasional seperti Kejurnas merupakan bagian penting dari proses pembinaan dan evaluasi jangka panjang untuk menghadapi kompetisi yang lebih tinggi.
Salah satu atlet, Vidi Alviano, juga menjadi sorotan setelah sebelumnya berhasil meraih medali perak pada Kejurnas Panjat Tebing 2024 di Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan. Pada Kejurnas KU 2026 di Jakarta ini, kontingen Sumatera Barat menargetkan peningkatan prestasi dengan harapan mampu membawa pulang medali emas.(des*)












