Jakarta – Pengembang gim raksasa, Valve, membawa kabar segar mengenai kepastian peluncuran perangkat keras terbarunya, Steam Machine. Setelah sempat terhambat oleh kelangkaan pasokan memori dan ruang penyimpanan, Valve resmi mengumumkan bahwa konsol PC tersebut, bersama dengan headset VR Steam Frame, siap didistribusikan pada musim panas tahun ini.
Meskipun tanggal peluncuran spesifiknya belum diungkap ke publik, kepastian rilis pada musim panas 2026 ini memberikan kepastian yang lebih terukur dibandingkan estimasi sebelumnya yang hanya menyebutkan “paruh pertama tahun ini”.
Kronologi Penundaan akibat Kelangkaan Perangkat Keras
Lini perangkat keras terbaru ini pertama kali diperkenalkan Valve pada November tahun lalu. Awalnya, perangkat ini diproyeksikan untuk menyapa konsumen pada awal tahun 2026.
Namun, kendala eksternal memaksa perusahaan mengubah rencana:
Februari 2026: Valve mengindikasikan adanya potensi keterlambatan produksi akibat krisis pasokan RAM dan memori penyimpanan yang cukup parah.
Pergeseran Target: Akibat kelangkaan tersebut, lini masa peluncuran diubah secara samar dari “awal 2026” menjadi “paruh pertama tahun ini”.
Kepastian Terbaru: Melalui pembaruan resmi pada Jumat (5/6/2026), Valve mengonfirmasi bahwa kendala tersebut mulai teratasi dan siap melepas produk ke pasar sebelum akhir Agustus, selaras dengan periode musim panas di Amerika Serikat yang berlangsung dari Juni hingga Agustus.
Perluasan Program Terverifikasi (Verified)
Dalam pengumuman di blog resminya, Valve menyatakan bahwa Steam Machine dan Steam Frame kini telah dimasukkan ke dalam program standardisasi sistem mereka.
“Kami resmi memperluas jangkauan program Terverifikasi untuk menguji kesiapan Steam Machine dan Steam Frame. Kedua perangkat keras ini dipastikan bakal mulai dikirimkan pada musim panas ini,” tulis Valve.
Sistem kurasi ini mirip dengan skema Steam Deck Verified. Melalui program ini, pengguna dapat langsung mengetahui judul-judul gim apa saja yang sudah dioptimalkan dan dijamin berjalan mulus saat dimainkan di kedua perangkat baru tersebut.
Teka-Teki Harga dan Kelengkapan Paket
Hingga saat ini, Valve masih menutup rapat informasi mengenai harga resmi maupun keran pemesanan awal (pre-order). Skema harga yang awalnya ingin diumumkan pada awal tahun terpaksa dikaji ulang karena lonjakan biaya produksi imbas kelangkaan suku cadang memori. Oleh karena itu, harga jual akhir Steam Machine diprediksi akan lebih tinggi dari estimasi awal perusahaan.
Sebagai pelengkap, pada Mei lalu Valve sudah lebih dulu memperkenalkan versi terbaru dari Steam Controller seharga USD99 (sekitar Rp1,6 jutaan) di pasar AS. Pengendali modern ini nantinya akan langsung disertakan secara gratis dalam paket penjualan konsol Steam Machine.(BY)












