Hadapi Geopolitik Kompleks, Indonesia Dorong Aksi Nyata Lindungi Hutan

Menhut Raja Juli Antoni.
Menhut Raja Juli Antoni.

JakartaIndonesia mengajak para pemimpin dunia untuk tetap bersatu dalam menghadapi tantangan krisis iklim yang kian nyata. Seruan ini menekankan pentingnya menjaga kelestarian hutan, meskipun situasi geopolitik global semakin rumit.

Menteri Kehutanan, Raja Juli Antoni, menegaskan bahwa para pegiat kehutanan di berbagai negara harus tetap konsisten dalam menjalankan misi utama, yakni melindungi hutan sebagai penopang kehidupan global. Ia menilai, kompleksitas tantangan lingkungan saat ini menuntut kerja sama internasional yang lebih kuat.

Dalam pidatonya di United Nations Forum on Forests ke-21 yang berlangsung di Markas Besar PBB, New York, Raja Juli menekankan perlunya semangat baru dalam kerja sama multilateral guna memastikan keberlanjutan hutan dunia.

Ia juga mengingatkan bahwa hutan seharusnya dipandang sebagai aset bersama yang melampaui batas negara maupun kepentingan politik. Di tengah berbagai perbedaan antarnegara, komitmen terhadap pelestarian lingkungan dan perlindungan keanekaragaman hayati harus tetap menjadi prioritas global.

Baca Juga  Banjir Jakarta Timur Surut, BPBD Pastikan Kondisi Aman

Menurutnya, penguatan kolaborasi lintas negara serta kemitraan berbagai pihak menjadi kunci untuk meningkatkan dukungan dan investasi dalam pengelolaan hutan yang berkelanjutan.

Lebih lanjut, Raja Juli memaparkan langkah Indonesia dalam menjaga kelestarian hutan, salah satunya melalui penerapan pengelolaan hutan berkelanjutan sebagai bagian penting dari agenda nasional. Upaya tersebut mencakup pengendalian perubahan iklim, konservasi biodiversitas, hingga penguatan ekonomi berbasis lingkungan.

Ia menambahkan, di bawah kepemimpinan Prabowo Subianto, Indonesia terus memperbaiki tata kelola hutan sebagai bagian dari kontribusi terhadap aksi iklim global. Hutan, menurutnya, bukan sekadar sumber daya, tetapi juga fondasi bagi keberlanjutan generasi mendatang.

Baca Juga  Evakuasi Korban Helikopter Eastindo Air Rampung, Black Box Diserahkan ke KNKT

Partisipasi Indonesia dalam forum ini juga dimanfaatkan untuk menunjukkan capaian dalam menjaga tutupan hutan nasional sekaligus mempromosikan sistem pengelolaan yang transparan dan inklusif kepada dunia internasional.(BY)