Jakarta – Pasar kendaraan listrik di Indonesia menunjukkan lonjakan signifikan pada April 2026. Penjualan meningkat pesat, dengan merek-merek asal China masih menjadi pemain dominan di segmen ini.
Data dari Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia mencatat distribusi (wholesales) mobil listrik mencapai sekitar 14.800 unit pada April. Angka tersebut mengalami kenaikan tajam dibandingkan bulan sebelumnya yang berada di kisaran 10.394 unit, atau tumbuh lebih dari 40 persen.
Di tengah peningkatan tersebut, Jaecoo J5 EV tetap berada di posisi teratas sebagai model paling laris. Sepanjang April, distribusinya menembus 3.179 unit, meningkat dari capaian Maret yang berada di angka 2.959 unit.
Peringkat kedua ditempati oleh BYD M6 dengan distribusi 2.472 unit. Sementara itu, posisi ketiga diisi oleh BYD Sealion 7 yang mencatatkan penjualan 1.617 unit.
Selanjutnya, Geely EX2 berada di urutan keempat dengan angka 1.042 unit. Posisi kelima ditempati Denza D9, sub-brand dari BYD, dengan distribusi 1.032 unit.
Berikut daftar 10 mobil listrik dengan penjualan tertinggi sepanjang April 2026:
Jaecoo J5 EV – 3.179 unit
BYD M6 – 2.472 unit
BYD Sealion 7 – 1.617 unit
Geely EX2 – 1.042 unit
Denza D9 – 1.032 unit
AION V – 449 unit
Wuling Darion EV – 421 unit
Chery iCar 03 (termasuk J6) – 391 unit
VinFast VF3 – 378 unit
Wuling Eksion – 376 unit
Secara kumulatif, penjualan mobil listrik dari Januari hingga April 2026 telah mencapai 47.781 unit. Angka ini melonjak sekitar 89 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang hanya mencatat 25.231 unit.
Lonjakan ini memperlihatkan bahwa minat masyarakat terhadap kendaraan listrik semakin meningkat, sekaligus menandakan persaingan yang semakin ketat di pasar otomotif nasional.(BY)












