BTN Siapkan KUR dan Layanan Digital untuk UMKM Pasar Tradisional

Meningkatkan akses layanan keuangan serta mendorong digitalisasi dan pembiayaan bagi pedagang pasar tradisional.
Meningkatkan akses layanan keuangan serta mendorong digitalisasi dan pembiayaan bagi pedagang pasar tradisional.

JakartaPT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) terus memperluas jangkauan bisnisnya dengan mulai menyentuh ekosistem koperasi. Strategi ini ditempuh untuk memperluas akses layanan keuangan, sekaligus mempercepat digitalisasi dan penyaluran pembiayaan bagi pedagang di pasar tradisional.

Direktur Utama BTN, Nixon L.P. Napitupulu, menyampaikan bahwa kerja sama dengan Induk Koperasi Pedagang Pasar (Inkoppas) diarahkan untuk mendorong transformasi digital di lingkungan koperasi dan pedagang pasar. Selain itu, langkah ini juga menjadi bagian dari upaya memperkuat inklusi keuangan di sektor ekonomi rakyat.

“Kolaborasi ini merupakan langkah penting bagi BTN dalam memperluas layanan keuangan berbasis ekosistem. Pasar tradisional memiliki peran besar sebagai penopang ekonomi masyarakat,” ujar Nixon, Minggu (19/4/2026).

Melalui kemitraan tersebut, BTN menyiapkan berbagai inisiatif, seperti layanan perbankan digital, sistem digital untuk pengelolaan retribusi pasar, hingga fasilitas pembiayaan seperti Kredit Usaha Rakyat (KUR) untuk para pedagang yang tergabung dalam koperasi. Tidak hanya itu, BTN juga membuka peluang penyaluran kredit produktif lainnya guna mendukung pengembangan usaha pedagang pasar.

Baca Juga  Menperin, Subsidi Motor Listrik Akan Libatkan UMKM dan Komponen Lokal

Inisiatif ini diharapkan dapat memperluas akses modal bagi pelaku UMKM di sektor pasar tradisional serta mendorong pertumbuhan usaha secara berkelanjutan.

“Kerja sama ini tidak hanya menghadirkan layanan transaksi berbasis digital, tetapi juga membuka jalan bagi pembiayaan yang lebih mudah diakses oleh pedagang anggota koperasi agar usaha mereka bisa berkembang,” tambah Nixon.

Di sisi lain, Ketua Umum Inkoppas, Yudianto Tri, menilai bahwa digitalisasi serta kemudahan akses pembiayaan menjadi kebutuhan penting bagi pedagang pasar di tengah perubahan ekonomi yang semakin digital.

“Melalui kerja sama ini, kami berharap para anggota koperasi dan pedagang pasar bisa memperoleh layanan keuangan yang lebih lengkap, mulai dari transaksi digital, pengelolaan keuangan, hingga pembiayaan usaha,” jelasnya.

Baca Juga  Kadin Dorong Sinergi Pengusaha dan UMKM untuk Mencapai Pertumbuhan Ekonomi 8%

Selain layanan keuangan, kerja sama BTN dan Inkoppas juga mencakup pengembangan sistem pengelolaan pasar secara digital, termasuk digitalisasi retribusi dan integrasi sistem pembayaran. Langkah ini diharapkan mampu menciptakan transaksi yang lebih transparan, efisien, serta terdokumentasi dengan baik.

Catatan transaksi digital yang tercipta nantinya juga akan menjadi data penting bagi lembaga keuangan untuk menilai kelayakan pembiayaan secara lebih akurat kepada para pedagang.(BY)