Padang – Peran relawan kebencanaan di Pantai Air Manis selama pengamanan Lebaran dianggap sangat mendukung Pemerintah Kota Padang, terutama dalam menjaga keselamatan pengunjung dan kelancaran sektor pariwisata.
Relawan dari berbagai organisasi, seperti Komite Peduli Bencana (KPB), Kelompok Siaga Bencana (KSB), dan Palang Merah Indonesia (PMI), aktif melakukan pemantauan di lapangan serta siap memberikan pertolongan saat terjadi situasi darurat.
Ketua KPB Kota Padang, Zulkifli, menilai relawan belum mendapatkan penghargaan atau bentuk apresiasi yang memadai dari pemerintah.
“Relawan memang tidak bekerja untuk imbalan, namun setidaknya kebutuhan dasar seperti makanan dan minuman seharusnya difasilitasi,” ungkapnya.
Zulkifli menambahkan bahwa keberadaan relawan sesuai dengan Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana, aturan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), serta Peraturan Wali Kota Padang Nomor 25 Tahun 2018.
Ia menekankan pentingnya kontribusi relawan dalam menciptakan rasa aman bagi wisatawan. “Dengan adanya relawan, potensi kejadian darurat dapat ditangani lebih cepat. Dukungan sederhana, seperti penyediaan konsumsi, tidak akan terlalu membebani anggaran daerah dan bisa melibatkan pengelola objek wisata,” tegas Zulkifli.
Selain itu, ia mengungkapkan kondisi Pantai Air Manis masih memerlukan perhatian. Lemahnya pengawasan membuat sampah berserakan di sejumlah titik, yang berpotensi menurunkan kenyamanan dan citra pariwisata Kota Padang.
Zulkifli berharap Pemerintah Kota Padang ke depan lebih memperhatikan kesejahteraan relawan, yang menjadi garda terdepan dalam menjaga keselamatan masyarakat, selain tetap fokus pada pengembangan pariwisata.(des*)












