Padang — Gelaran Gebyar Gebu Minang di Kota Padang yang berlangsung di kawasan Car Free Day (CFD) mulai dari Jalan Sudirman hingga Lapangan Kantor Gubernur Sumatera Barat, Minggu (17/5/2026), tidak hanya diramaikan oleh kegiatan olahraga bersama.
Acara ini juga diarahkan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi warga, khususnya melalui pemberdayaan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Berbagai agenda turut meramaikan kegiatan tersebut, seperti edukasi mengenai Hak Kekayaan Intelektual (HKI), informasi akses permodalan bagi UMKM, hingga peluncuran sistem pembayaran retribusi menggunakan QRIS yang diperuntukkan bagi pelaku usaha di kawasan GOR H. Agus Salim.
Inisiatif ini merupakan bagian dari langkah strategis dalam meningkatkan daya saing UMKM, memberikan perlindungan hukum terhadap produk, serta mempercepat adaptasi terhadap sistem transaksi digital yang semakin berkembang.
Wali Kota Padang, Fadly Amran, yang juga menjabat sebagai Ketua DPW Gebu Minang Sumatera Barat, menegaskan bahwa kegiatan tersebut selaras dengan program prioritas pemerintah daerah dalam mengangkat kelas UMKM.
Ia menyebutkan, melalui sosialisasi HKI, pelaku usaha diharapkan lebih sadar pentingnya perlindungan produk, sementara penggunaan QRIS akan mempermudah transaksi yang lebih praktis, transparan, dan modern.
Dalam kesempatan yang sama, Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Gebu Minang turut menyalurkan bantuan berupa 20 unit gerobak usaha kepada pelaku UMKM di Kota Padang. Bantuan ini diharapkan mampu mendukung peningkatan kapasitas usaha serta mempercepat pemulihan ekonomi masyarakat setelah bencana hidrometeorologi yang terjadi pada akhir 2025.
Fadly Amran juga mengapresiasi sinergi berbagai pihak dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, kolaborasi ini tidak hanya berdampak pada penguatan ekonomi, tetapi juga membuka peluang bagi UMKM untuk tumbuh secara berkelanjutan.
Sementara itu, Ketua Harian DPP Gebu Minang, Marwan Paris, menegaskan komitmen organisasinya dalam mendukung pengembangan ekonomi masyarakat Sumatera Barat, terutama melalui kontribusi para perantau Minangkabau.
Ia berharap, melalui berbagai program pemberdayaan, UMKM di Sumatera Barat dapat semakin tangguh dan mampu bersaing di berbagai sektor.
Ketua DPC Gebu Minang Kota Padang, Endrizal, menambahkan bahwa sebagian besar peserta kegiatan berasal dari pelaku UMKM yang tersebar di 11 kecamatan di Kota Padang.
Menurutnya, kegiatan ini menjadi momen penting untuk meningkatkan kemampuan dan motivasi para pelaku usaha, sekaligus menghidupkan kembali peran Gebu Minang dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.(des*)












